Modric Beres, AC Milan Kini Segera Bergerak Untuk Daratkan Eks Arsenal Ini

Raksasa Serie A, AC Milan, dikabarkan akan segera bergerak secara formal untuk mendatangkan eks Arsenal yang kini bermain di Bayer Leverkusen, Granit Xhaka.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 13 Juni 2025, 21:58 WIB
Logo dan ilustrasi AC Milan. (AFP/Paco Serinelli)

Liputan6.com, Jakarta Raksasa Serie A, AC Milan, dikabarkan akan segera bergerak secara formal untuk mendatangkan eks Arsenal yang kini bermain di Bayer Leverkusen, Granit Xhaka.

AC Milan tengah berada dalam fase penting untuk membenahi komposisi lini tengah mereka. Kehilangan Tijjani Reijnders yang pindah ke Manchester City membuat Milan harus bergerak cepat mencari pengganti sepadan.

Kepergian Reijnders pada musim panas 2025 menyisakan lubang besar dalam struktur permainan Milan. Gelandang asal Belanda itu memainkan peran vital di bawah arahan pelatih Stefano Pioli, Paulo Fonseca, dan kemudian Sergio Conceicao.

Bos baru Milan yakni Massimiliano Allegri kini dituntut untuk segera menyusun ulang strategi permainan timnya. Salah satu fokus utama adalah mencari sosok gelandang berpengalaman yang mampu menjaga kestabilan di lini tengah.


Milan Sudah Amankan Luka Modric

Luka Modric telah menjalani laga terakhirnya bersama Real Madrid ketika bersua Real Sociedad pada laga pekan ke-38 La Liga musim ini di Santiago Bernabeu, Sabtu (24/5/2025) malam WIB. (AP Photo/Cesar Cebolla)

Langkah pertama AC Milan dalam proyek peremajaan lini tengah adalah berhasil mengamankan Luka Modric. Gelandang senior asal Kroasia itu menyetujui kontrak berdurasi satu tahun bersama Rossoneri.

Modric datang dengan segudang pengalaman di level tertinggi sepak bola Eropa. Kehadirannya diyakini mampu menjadi mentor sekaligus penyeimbang untuk para pemain muda Milan.

Kedatangan Modric juga menjadi sinyal bahwa Milan menginginkan sosok pemimpin sejati di lapangan. Selain itu, Modric dikenal sebagai pemain yang tetap konsisten meski usianya tak lagi muda.

Modric sendiri sekarang masih masih akan memperkuat Real Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025. Setelah itu ia akan menjalani tes medis sebelum hijrah ke Milan.


Negosiasi Formal Milan dan Leverkusen untuk Xhaka

Gelandang veteran ini sukses membuktikan dirinya belum habis setelah jasanya tak diperlukan Arsenal lagi. Kemampuan memimpin dan juga keuletan di lapangan tengah membuat Granit Xhaka dipercaya Xabi Alonso sebagai pemain inti tim musim ini. (AP Photo/Martin Meissner)

Setelah merampungkan transfer Modric, Milan kini mengalihkan perhatian ke Granit Xhaka. Gelandang Bayer Leverkusen itu menjadi target selanjutnya dalam rencana peremajaan skuad Allegri.

Milan disebut siap membuka negosiasi formal dengan Leverkusen dalam waktu dekat. Laporan dari Gazzetta dello Sport, mereka meyakini situasi internal di klub Jerman itu memberi peluang untuk memboyong Xhaka.

Kontrak eks pemain Arsenal itu bersama Leverkusen masih berlaku hingga Juni 2028, namun Milan optimistis bisa mencapai kesepakatan. Terlebih, situasi di Leverkusen sedang mengalami pergeseran struktur tim dan manajemen.

Harga Xhaka sendiri disebut hanya sekitar 12 juta euro, dan itu tak terlalu mahal bagi Milan. Selain itu, Gazzetta menyebut Rossoneri tak punya masalah dengan gaji yang diminta Xhaka.


Jejak Karier Xhaka yang Penuh Pengalaman di Eropa

Sebelum Aubameyang, Arsenal terlebih dahulu pernah mencopot jabatan kapten tim dari Granit Xhaka pada 2019 lalu. Hal itu terjadi ketika dirinya melontarkan umpatan dan gestur kasar kepada fans Arsenal saat digantikan Bukayo Saka. Ia tampak mengulur waktu padahal skor masih seri. (AFP/Ben Stansall)

Granit Xhaka bukanlah nama asing dalam kancah sepak bola Eropa. Pemain asal Swiss itu telah mengukir jejak panjang di berbagai liga top Benua Biru.

Ia memulai karier profesional di Basel sebelum hijrah ke Borussia Monchengladbach dan kemudian ke Arsenal. Selama tujuh tahun membela The Gunners, Xhaka bahkan sempat menyandang ban kapten.

Setelah bergabung ke Leverkusen pada 2023, kariernya justru makin bersinar. Ia turut membawa klub tersebut meraih gelar Bundesliga, DFB-Pokal, dan DFL-Supercup dalam dua musim terakhir.

Xhaka telah bermain 137 kali untuk Swiss. Halitu menjadikannya salah satu pemain internasional paling berpengalaman di negaranya.

(Gazzetta dello Sport)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya