Giovanni van Bronckhorst, Eks Kapten Belanda Berdarah Indonesia yang Selangkah Lagi Jadi Asisten Pelatih Liverpool

Mantan gelandang Arsenal dan kapten Timnas Belanda, Giovanni van Bronckhorst, dikabarkan tengah dalam proses negosiasi untuk bergabung ke dalam staf pelatih Liverpool, mendampingi pelatih Arne Slot jelang musim 2025/2026.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 13 Juni 2025, 09:29 WIB
Giovanni van Bronckhorst pernah berkostum Arsenal pada 2001 hingga 2003. Saat ini Van Bronckhorst menjadi salah satu pelatih sukses di Belanda bersama timnya Feyenord. (AFP/ANP/Dennis Wielders/Netherlands OUT)

Liputan6.com, Jakarta Mantan gelandang Arsenal dan kapten Timnas Belanda, Giovanni van Bronckhorst, dikabarkan tengah dalam proses negosiasi untuk bergabung ke dalam staf pelatih Liverpool, mendampingi pelatih Arne Slot jelang musim 2025/2026.

Langkah ini muncul setelah John Heitinga, tangan kanan Slot sebelumnya, memilih hengkang dari Anfield dan menerima tawaran menjadi pelatih kepala Ajax Amsterdam.

Sebagai respons, direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, bergerak cepat untuk mengisi kekosongan dalam staf kepelatihan The Reds.

Van Bronckhorst, 50 tahun, disebut sebagai kandidat utama. Meski belum ada kesepakatan resmi, ia kini tengah berdiskusi dengan pihak pemilik klub, Fenway Sports Group (FSG).

Jika proses ini berjalan lancar, Van Bronckhorst akan masuk dalam tim kepelatihan bersama Sipke Hulshoff dan Aaron Briggs.


Kesamaan Prestasi Slot dan Van Bronckhorst

Dirk Kuyt (kanan) dan pelatih Feyenoord, Giovanni van Bronckhorst mengangkat trofi juara Eredivisie 2016-2017 di Rotterdam, Belanda, (15/5/ 2017). (EPA/Olaf Kraak)

Menariknya, Van Bronckhorst belum pernah bekerja sama secara langsung dengan Arne Slot. Namun, keduanya dikenal menganut filosofi permainan menyerang yang serupa

Selain itu, Slot dan Van Bronckhorst juga memiliki kesamaan prestasi. Keduanya sama-sama pernah membawa Feyenoord menjadi juara Eredivisie sebagai pelatih.

Van Bronckhorst melakukannya pada musim 2016/2017 silam. Sementara itu, Slot mengikuti jejaknya dengan membawa Feyenoord juara di musim 2022/2023 lalu.


Karier Kepelatihan Van Bronckhorst

Pelatih Rangers, Giovanni van Bronckhorst memberikan instruksi kepada pemainnya saat bertanding melawan Napoli pada pertandingan lanjutan Grup A Liga Champions di stadion Diego Armando Maradona di Naples, Italia, Rabu, 26 Oktober 2022. Napoli menang atas Rangers 3-0. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)

Setelah gantung sepatu pada 2010, Van Bronckhorst memulai karier kepelatihannya di tim muda Feyenoord, lalu naik kelas menjadi pelatih utama tim senior selama empat musim. Di bawah arahannya, Feyenoord sukses menjuarai liga domestik setelah penantian 18 tahun.

Namanya kemudian melejit di kancah Eropa saat menangani Rangers FC, menggantikan Steven Gerrard pada 2021. Puncaknya, ia membawa klub Skotlandia itu melaju ke final Liga Europa 2022, sebelum akhirnya dikalahkan oleh Eintracht Frankfurt.

Sayangnya, periode keduanya di Rangers tak berlangsung manis. Kekalahan telak 7-1 dari Liverpool di fase grup Liga Champions pada Oktober 2022 menjadi titik awal kemundurannya, sebelum resmi dipecat sebulan kemudian. Van Bronckhorst kemudian sempat menangani klub Turki, Besiktas, namun masa jabatannya hanya bertahan lima bulan hingga Desember 2024.


Van Bronckhorst Keturunan Indonesia

Giovanni van Bronckhorst (AFP PHOTO/Roberto Schmidt)

Satu hal yang menarik dari Van Bronckhorst adalah fakta bahwa dirinya memiliki garis keturunan dari Indonesia. Garis keturunan tersebut berasal dari kedua orang tuanya.

Lanjut Baca:

Sang ayah, Victor merupakan campuran Indonesia-Belanda. Sementara itu, ibunya yang bernama Fransien Sapulette merupakan wanita murni Indonesia yang berasal dari Maluku. Menariknya lagi, di Liverpool Van Bronckhorst akan menggantikan sosok Heitinga yang juga memiliki darah Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya