Makna Lagu Soldier of Fortune dari Deep Purple, Penyesalan Tentara Bayaran Meninggalkan Cinta Sejati

Deep Purple memiliki banyak karya dengan makna lagu mendalam dan fakta menarik di baliknya, salah satunya adalah “Soldier of Fortune.” Berikut selengkapnya.

oleh Ruly RiantrisnantoDiterbitkan 17 Juni 2025, 20:30 WIB
Konser Deep Purple di Solo. (Foto via Promotor Rajawali Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta Deep Purple, band rock legendaris asal Inggris, memiliki banyak karya dengan makna lagu mendalam, salah satunya adalah laguSoldier of Fortune.”

Dirilis pada Desember 1974 dalam album Stormbringer, lagu ini menjadi salah satu balada rock paling ikonik dari Deep Purple, meskipun tidak pernah dirilis sebagai single resmi.

“Soldier of Fortune” ditulis oleh Ritchie Blackmore dan David Coverdale. Lagu ini mengisahkan seorang soldier of fortune—secara harfiah berarti tentara bayaran.

Namun dalam konteks lagu, istilah ini menggambarkan sosok pengembara atau drifter yang menjalani hidup berpindah-pindah tanpa tujuan yang jelas.

Pengembara ini selalu mencari sesuatu yang baru, tetapi tidak pernah benar-benar menemukan rumah atau tempat untuk kembali.


Simbol dan Metafora yang Kuat

Konser Deep Purple di Solo. (Foto via Promotor Rajawali Indonesia)

Lirik lagu ini memuat simbol dan metafora yang kuat, seperti “the sound of a windmill going round” yang menggambarkan perjalanan waktu, kenangan, dan kerinduan akan kehidupan yang lebih tenang.

Lagu ini penuh dengan refleksi tentang kehilangan cinta sejati, kesepian, dan penerimaan akan nasib sebagai pengembara. Coverdale pernah mengatakan bahwa beberapa film atau karya seni lebih menonjolkan karakternya dibandingkan yang lain.

Dalam konteks lagu ini, hal tersebut tercermin dalam penyesalan mendalam sang tokoh yang merasa terjebak dalam peran yang harus dijalani, bahkan jika itu berarti mengorbankan cinta dan kebahagiaan pribadi.

 


Tema dan Pesan

Rhoma Irama manggung di Konser Deep Purple di Solo. (Foto via Promotor Rajawali Indonesia)

Bila dirinci lebih runut lagi, lagu ini memiliki deretan tema dan pesan yang kuat:

1. Pencarian Jati Diri

Lagu ini menggambarkan perjuangan seseorang dalam menemukan makna hidup, yang sering kali dibayangi rasa keterasingan dan kesepian.

2. Penyesalan dan Kehilangan

Ada penyesalan mendalam akan cinta yang hilang, serta kesadaran bahwa beberapa hal memang harus dikorbankan demi jalan hidup yang telah dipilih.

3. Kebebasan dan Konsekuensi

Hidup sebagai “soldier of fortune” memang menawarkan kebebasan dan petualangan, tetapi juga menyisakan rasa kesepian dan kehilangan yang mendalam.

 

 

 


Fakta Menarik

“Soldier of Fortune” ditulis oleh Ritchie Blackmore dan David Coverdale, yang saat itu menjadi vokalis baru Deep Purple dalam formasi Mark Three.

Lanjut Baca:

Lagu ini tidak pernah dirilis sebagai single resmi, tetapi justru menjadi salah satu lagu Deep Purple yang paling banyak dicover oleh musisi lain. Blackmore sendiri mengaku dalam biografi Black Knight karya Jerry Bloom bahwa lagu ini adalah salah satu favoritnya, terutama karena memiliki sentuhan akor-akor ala musik abad pertengahan. Meskipun beberapa personel Deep Purple lain kurang menyukai lagu ini, Blackmore tetap membawakannya dalam proyek musiknya setelah keluar dari band, termasuk bersama Blackmore’s Night dengan vokal Candice Night.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya