Menkes Budi Temui Pasien Kembar Siam yang Berhasil Dipisah di RSHS: Kondisinya Sehat

Bayi kembar siam berhasil dipisahkan dengan baik, Menkes Budi apresiasi pihak RS.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 11 Juni 2025, 16:00 WIB
Operasi Bayi Kembar Siam Nadia dan Nadhira Berhasil, Menkes Budi: Nangisnya Kencang. Foto: Instagram @bgsadikin.

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin membagikan momen bahagia bertemu dengan penyintas kembar siam, Nadia dan Nadhira.

Menurut Budi, kedua bayi ini menempel atau kembar siam di bagian pinggang dan berhasil dipisah dengan baik di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.

“Saya senang sekali karena sekali lagi Rumah Sakit Hasan Sadikin sekali lagi sudah berhasil memisahkan bayi kembar siam Nadhira dan Nadia dengan selamat,” kata Budi dalam  video Budi Gemar Sharing yang dibagikan di Instagram @bgsadikin, Selasa (10/6/2025).

“Mereka tuh nempelnya di bagian pinggang, ususnya juga di-share. Yang satu dapat ususnya sempurna, yang satu lagi ususnya untuk sementara dikeluarkan dari pinggir. Tapi diharapkan nanti sebulan, dua bulan kemudian, nanti bisa diubah lagi oleh dokter-dokter ahlinya agar bisa normal,” jelas Budi.

Dalam kesempatan itu, Budi terlihat menggendong salah satu bayi dan sang bayi pun menangis dengan kencang. Menurutnya, ini pertanda baik, menangis kencang artinya bayi sehat.

“Bayinya tadi saya gendong, nangisnya kencang sekali, nangisnya kencang artinya bayinya sehat. Saya lihat wajah dari orangtuanya, ayah ibunya sangat bahagia,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

 

Operasi Kembar Siam Gratis

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turut hadir dan berjumpa dengan si kembar. Ia juga menggendong salah satu bayi dan sang bayi pun menangis kencang.

“Tadinya kan operasi kembar siam ini akan dibiayai secara personal, tapi kemudian Pak Menteri (bilang) ‘Hasan Sadikin yang garap, Dirut enggak usah bayar!’ dan kemudian sudah dilihat hasilnya sangat baik,” ujar Dedi.

“Mereka sehat, kekar, dan nangisnya keras, itu tanda anaknya pintar,” tambahnya.

Budi kemudian menyampaikan apresiasi pada pihak RSHS yang telah melakukan operasi kembar siam dengan baik.

“Tidak banyak rumah sakit yang mampu melakukan pemisahan bayi kembar siam serutin dan seberhasil ini. Saya ingat tadi ada 13 operasi yang sudah dilakukan, keberhasilannya juga tinggi sekali,” ucap Budi.

 

Kondisi Nadia dan Nadhira

Sebelumnya, Nadia dan Nadhira lahir dengan kondisi dempet di bagian pinggang, sehingga hanya mempunyai satu saluran dubur.

Operasi dilakukan pada 14 Mei 2025 saat usia mereka 1 tahun 5 bulan. Pada 10 Juni 2025, kondisi mereka sudah membaik, sehat, dan dapat dipulangkan ke kota asal yakni di Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Kami orangtua dari Nadia-Nadhira mengucapkan terima kasih banyak kepada direktur rumah sakit, Pak Menteri Kesehatan, Bapak Gubernur Jawa Barat, dan tim kembar siam serta  perawat yang dipimpin Dokter Dikki, untuk melaksanakan operasi pemisahan kembar siam dengan lancar dan berhasil,” kata ayah Nadia-Nadhira.

Alhamdulillah, kebahagiaannya luar biasa setelah melihat anak-anak kami bisa hidup seperti ini. Kita hanya bisa berusaha untuk bagaimana anak-anak kami bisa melangsungkan kehidupannya dengan normal, tumbuh kembang dengan baik, seperti anak-anak pada umumnya,” tambah sang ayah.    

Infografis peranan penting orang tua dalam pengasuhan anak (parenting) Source: Kementerian Sosial Reublik Indonesia

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya