Mantan Asisten Liverpool Pep Lijnders Gabung Manchester City

Pep Guardiola terus memperkuat staf pelatih Manchester City. Musim panas ini, ia resmi merekrut Pepijn Lijnders sebagai asisten manajer.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 11 Juni 2025, 05:23 WIB
Asisten pelatih Pepijn Lijnders melakukan tugasnya menggantikan Jurgen Klopp mendampingi Liverpool dalam duel perebutan peringkat kedua di Liga Inggris tersebut. (AFP/Adrian Dennis)

Liputan6.com, Jakarta Pep Guardiola terus memperkuat staf pelatih Manchester City. Musim panas ini, ia resmi merekrut Pepijn Lijnders sebagai asisten manajer.

Lijnders sebelumnya dikenal sebagai tangan kanan Jurgen Klopp di Liverpool. Kini, ia akan membantu Guardiola dalam upaya mempertahankan dominasinya.

Tak hanya Lijnders, James French juga ikut bergabung sebagai pelatih set-piece. French merupakan mantan analis oposisi andalan Klopp.

Rekrutmen ini terjadi setelah beberapa anggota staf utama Guardiola hengkang. Juanma Lillo dan Inigo Dominguez menjadi dua di antaranya yang pergi.


Rekam Jejak Mentereng Lijnders

Ekspresi bahagia pelatih Liverpool, Jurgen Klopp (kiri), dengan memeluk asisten pelatih, Pepijn Lijnders (tengah), setelah Liverpool memenangkan pertandingan putaran ketiga FA Cup 2023/2024 melawan Arsenal yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (7/1/2024) malam WIB. (AFP/Ben Stansall)

Pepijn Lijnders punya rekam jejak yang tak diragukan. Ia pernah membantu Liverpool meraih Liga Champions, Premier League, dan beberapa trofi lain.

Setelah berpisah dengan Klopp, Lijnders sempat menjadi manajer Red Bull Salzburg. Namun, ia hanya bertahan selama tujuh bulan di Austria.

Kini, pria asal Belanda itu punya tugas baru di Etihad Stadium. Ia diharapkan membawa pengalaman dan energi positif dalam tim Guardiola.


Harapan Baru di Manchester City

Pepijn Lijnders (kiri) menilai Jurgen Klopp tidak terlalu mementingkan taktik. (Daily Mail)

Direktur sepak bola City, Hugo Viana, sangat yakin dengan kemampuan Lijnders dan French. Ia menyebut keduanya punya etos kerja yang selaras dengan filosofi Guardiola.

“Kami semua senang Pepijn dan James telah bergabung dengan tim pelatih senior kami," katanya.

“Pepijn dan James masing-masing telah mengumpulkan banyak pengalaman dalam menjalankan peran masing-masing selama beberapa tahun terakhir.

“Bakat, penerapan, etos kerja, dan komitmen menyeluruh mereka sepenuhnya selaras dengan nilai-nilai yang mendasari cara Pep ingin sepak bola dimainkan.

“Dan saya tidak ragu sama sekali bahwa keduanya akan terbukti menjadi aset yang sangat penting bagi Pep dan tim pelatihnya saat kami mempersiapkan diri untuk Piala Dunia Antarklub dan kemudian musim 2025/2026.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya