Liputan6.com, Jakarta- Kejuaraan dunia golf atau Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025 akan mulai digelar 10 Juni 2025 di Damai Indah Golf, PIK Course hingga 12 Juni mendatang. Pegolf muda Indonesia, Rayhan Abdul Latief siap mempertahankan gelarnya.
Tahun lalu, Rayhan dan Elaine Widjaja berhasil menjadi Best Gross Overall putra dan putri. Persaingan di tahun ini akan semakin berat bagi Rayhan dan pegolf Indonesia lainnya. Jumlah negara peserta bertambah.
Advertisement
Total ada 21 negara yang ikutan MCGJWC 2025. Para peserta datang dari empat benua termasuk empat negara Afrika yang untuk pertama kalinya turut berpartisipasi, yaitu Botswana, Kenya, Namibia, dan Zimbabwe.
”Sejak awal ikut pada tahun 2016, turnamen ini merupakan turnamen junior terbesar dan termegah di Indonesia. Gengsinya sangat tinggi, terutama di industri golf junior tanah air kita dan juga internasional,” ujar Rayhan Abdul Latief yang merupakan pegolf berusia 18 tahun, yang kini menyandang status WAGR No.156.
Rayhan bakal bersaing ketat dengan Parin Sarasmut dari Thailand yang menjadi juara 2023. Meski demikian Rayhan sudah siap berkat persiapan matangnya.
"Persiapan tahun ini sudah dilakukan dengan baik dari mental fisik juga sudah dipersiapkan. Saya ingin pertahankan gelar juara. Sudah dapat mandat dari Pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation (Budiarsa Sastrawinata) untuk melakukan hal yang sama seperti tahun lalu. Tahun ini saya yakin Insya Allah bisa saya lalukan persiapan sudah matang," sambung Rayhan.
4 Negara Afrika Ikutan
Kehadiran empat negara baru yang ikutan menambah warna dalam persaingan di MCGJWC 2025. Diharapkan persaingan antar pegolf junior ini akan semakin sengit saja.
“Sejak awal, kami membangun platform ini sebagai rumah lahirnya bintang-bintang golf masa depan. Dengan hadirnya peserta dari berbagai penjuru dunia, kami percaya kejuaraan ini menjadi titik temu prestasi, persahabatan, dan pengembangan karakter,” jelas Budiarsa.
Tiket untuk Para Juara
Para pemenang kompetisi individu juga mendapat akses eksklusif ke turnamen profesional. Juara putra akan berkompetisi di Ciputra Golfpreneur Tournament (Asian Development Tour), sedangkan untuk pertama kalinya, juara putri akan tampil di Indonesia Women’s Open 2026 (KLPGA Dream Tour).
Tak hanya itu, format beregu juga dimodifikasi, menampilkan kombinasi dua pegolf putra dan dua putri dengan sistem perhitungan skor terbaik dari tiga atlet tiap putaran.
Selain pertandingan, berbagai kegiatan edukatif dan inklusif juga disiapkan untuk masyarakat umum bahkan bagi mereka yang belum mengenal golf sekalipun. Pada 10 Juni mendatang, para siswa dari sejumlah sekolah yang ada di sekitar Damai Indah Golf PIK Course diundang khusus untuk mendapatkan pengalaman bermain golf, dengan dipandu oleh atlet-atlet CGF.
“Komitmen Bank Mandiri dalam mendukung ajang ini mencerminkan strategi kami untuk ikut mengembangkan potensi generasi muda agar mampu berprestasi di tingkat global. Turnamen ini adalah langkah konkret kami dalam mengakselerasi pertumbuhan atlet nasional, sekaligus bagian dari kontribusi kami dalam mendorong sport tourism di Indonesia,” ujar Pejabat Eksekutif Network & Retail Funding Bank Mandiri Jan Winston Tambunan pada Senin (9/6).