Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merapikan topi yang dikenakan salah satu siswa peserta program Pembinaan Karakter dan Bela Negara di lapangan Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Kota Depok, Senin (9/6/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri upacara pelepasan 98 peserta program Pembinaan Karakter dan Bela Negara di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Kota Depok, Senin (9/6/2025). (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sebelum upacara pelepasan, Dedi Mulyadi menyapa satu persatu peserta program Pembinaan Karakter dan Bela Negara tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Dedi Mulyadi sempat menanyakan kondisi dan masalah yang dialami sehingga mengikuti program pembinaan selama 10 hari di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Kota Depok. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sebelumnya, program Pembinaan Karakter dan Bela Negara kota Depok Jawa Barat diikuti 98 peserta. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Mereka yang mengikuti program ini dikarenakan beragam alasan, mulai dari kenakalan remaja hingga kemauan sendiri. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar program Pembinaan Karakter dan Bela Negara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kegiatan tersebut digelar untuk remaja berusia 13 hingga 15 tahun di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Kota Depok. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme, selaras dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kegiatan ini berlangsung selama sepuluh hari sejak 31 Mei-9 Juni 2025. (Liputan6.com/Herman Zakharia)