Profil Akira Higashiyama, Pelatih yang Ditunjuk Tangani Timnas Putri U-19 Jelang Piala AFF U-19 2025

Timnas putri U-19 Indonesia telah mempekerjakan sosok pelatih, yakni Akira Higashiyama asal Jepang. Simak profilnya melalui artikel berikut ini.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 09 Juni 2025, 20:00 WIB
Akira Higashiyama diumumkan sebagai pelatih Timnas Indonesia Putri U-19 pada Minggu (8/6/2025). Salah satu tugas terdekatnya ialah mengantar Garuda Pertiwi muda berlaga di Piala AFF Putri U-19 2025. (Instagram/coach_akira1989).

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Putri U-19 mempekerjakan sosok baru asal Jepang untuk menjadi pelatih menyusul digelarnya ajang ASEAN U-19 Girls' Championship alias Piala AFF Putri U-19 2025.

Dia adalah Akira Higashiyama yang penunjukannya diumumkan secara resmi oleh PSSI melalui unggahan di situs mereka pada Minggu (8/6/2025).

Kehadiran Higashiyama tak ayal mengurangi 'beban' di pundak Satoru Mochizuki yang sebelumnya jadi satu-satunya sosok juru taktik di timnas putri.

Pria yang sudah mempersembahkan gelar juara Piala AFF 2024 itu kini bisa fokus terhadap skuad senior sebab tak perlu lagi menangani tim nasional kelompok umur.

Akira Higashiyama pun mengungkap antusiasmenya pasca ditunjuk sebagai juru taktik bagi timnas putri U-19 Indonesia.

Dia menilai Merah Putih punya potensi besar dalam bidang sepak bola, dengan hal itu menjadi daya tarik baginya menerima tawaran PSSI.

"Saya tahu Indonesia punya potensi besar. Itulah kenapa saya datang ke sini. Saya ingin menerima tantangan ini,” kata pelatih baru Garuda Pertiwi Muda, dilansir dari situs PSSI.


Profil Akira Higashiyama

Pemain Timnas Indonesia Putri U-17 melakukan juggling saat latihan di Lapangan A Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (27/03/2024). Latihan tersebut merupakan bentuk persiapan untuk Piala Asia U-17 yang bergulir di Bali pada 6-19 Mei 2024. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Adapun Akira Higashiyama merupakan sosok kelahiran Jepang, 9 November 1989. Dia sudah memiliki lisensi kepelatihan A AFC sejak 2019 lalu.

Menilik rekam jejaknya, Higashiyama sudah mengawali kiprah di dunia sepak bola sejak baru berusia 9 tahun di negaranya. Dia lantas bergabung menjadi pemain profesional di klub Thailand, Samut Prakan United, setelah lulus dari universitas pada 2012.

Sejak saat itu, Akira Higashiyama melanglang buana ke beberapa klub di Kamboja, Mongolia, hingga Selandia Baru, sebelum pria berusia 35 tahun itu memilih gantung sepatu sebagai pemain pada 2018


Awal Karier Kepelatihan Akira Higashiyama

Ilustrasi sepak bola (Abdillah/Liputan6.com)

Menariknya, karier kepelatihan Akira Higashiyama sudah dimulai sejak sebelum dia pensiun sebagai pesepak bola pada 2018.

Situs Transfermarkt mencatat pria asal Jepang itu sempat menangani Hokuriku University Futures sepanjang periode Januari 2014 hingga Desember 2015.

Kemudian pada 2018, Higashiyama mendapat kepercayaan untuk menangani skuad senior di klub Selandia Baru, Southland United, yang pernah dia bela sebagai pemain. Sayangnya, tugas Higashiyama di sana cuma seumur jagung, yakni sejak Januari 2018 hingga April 2018.

Lanjut Baca:

Lepas dari Southland United, Higashiyama menjajal peran ganda di Mongolia bersama Anduud City, yakni sebagai manajer dan match analyst. Tugas serupa juga dia sandang ketika hijrah ke Nongbua FC, bedanya Higashiyama di momen ini hanya berstatus sebagai asisten manajer. Sebelum menjadi juru taktik timnas putri U-19 Indonesia, Akira Higashiyama sempat singgah di seitdaknya 3 klub Malaysia, yakni Kuching City, Kelantan United, dan Selangor FC. Di jabatannya yang terakhir, Akira Higashiyama menjadi manajer akademi selam dua tahun lebih, terhitung sejak Ferbuari 2023 sampai Mei 2025. “Saya pernah menjadi pelatih kepala di Mongolia, lalu bekerja di Thailand dan New Zealand. Saya sudah terbiasa bekerja lintas budaya dan sangat menghormati sepak bola lokal,” papar pelatih berusia 35 tahun soal rekam jejaknya, dinukil dari situs resmi PSSI.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya