Ikuti Apple, Xiaomi Lewati HyperOS 3 dan Langsung ke HyperOS 26?

Xiaomi dikabarkan akan melewatkan penamaan HyperOS 3 dan langsung menggunakan nama HyperOS 26. Langkah ini disebut seperti yang dilakukan oleh Apple.

oleh Agustin Setyo WardaniDiterbitkan 09 Juni 2025, 09:30 WIB
Xiaomi luncurkan OS baru mereka HyperOS, sebagai pengganti MIUI (Xiaomi)

Liputan6.com, Jakarta - Xiaomi tampaknya tengah mempersiapkan strategi penamaan software-nya menjadi lebih mudah diingat. 

Informasi dari Gizchina yang Tekno Liputan6.com kutip Senin (9/6/2025), perusahaan disebut memiliki rencana melewatkan beberapa angka untuk penamaan sistem operasi HyperOS-nya.  

Menurut informasi, Xiaomi akan langsung skip dari HyperOS 3 ke HyperOS 26 untuk update sistem operasi terbaru yang akan datang.  

Versi terbaru dari HyperOS yang akan dirilis Xiaomi berbasis pada Android 16. 

Ikuti Apple?

Jika hal ini terbukti benar adanya, skema perubahan nama sistem operasi bakal mirip dengan yang dilakukan Apple

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu disebut akan menghadirkan update iOS 26 alih-alih iOS 19 sebagai kelanjutan dari iOS 18. 

Tak hanya berlaku pada iOS, penamaan ini akan diadopsi juga pada sistem operasi lain di platform Apple, mulai dari MacOS hingga WatchOS. 

 

Xiaomi Belum Konfirmasi

Tampilan iOS 18 Public Beta, di mana hadir dengan segudang fitur kustomisasi. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Xiaomi memang belum mengonfirmasi langsung mengenai hal ini. Namun, laporan mengklaim bahwa perusahaan berupaya memperkenalkan skema penamaan baru sesuai dengan tahun pada kalender berjalan. 

Tampaknya, hal ini dilakukan untuk menghindari kebingungan bagi pengguna. Ada juga yang berpikir ini dilakukan untuk mendukung kemudahan penamaan sesuai timeline. 

Sejauh ini belum banyak bukti yang mendukung klaim tersebut. XiaomiTime mengungkap, perubahan nama sistem operasi itu merupakan bagian dari strategi besar perusahaan agar sejalan dengan strategi software Xiaomi di pasar global. 

Agar Mudah Diingat

Xiaomi 15 Series resmi hadir di Indonesia setelah peluncurannya secara global di ajang Mobile World Congress (MWC) 2025 (Liputan6.com/Reporter Dinda Ariyani)

Tujuannya tak lain adalah untuk membuat sistem penamaan yang lebih mudah diingat. Hal ini akan membuat pengguna lebih mudah mengidentifikasi software berdasarkan tahun rilisnya. 

Saat ini, Xiaomi masih mengembangkan sistem operasi HyperOS versi ketiga alias HyperOS 3. 

Perubahan apa pun tampaknya akan muncul sejalan dengan digulirkannya Android 16. 

 

Kabar Soal iOS 26

Saat ini, pencinta produk Apple sudah bisa membeli langsung melalui berbagai gerai dan toko daring resmi, seperti iBox, Digimap, Erafone, dan Urban Republic. (BAY ISMOYO/AFP)

Sementara itu, Apple berencana untuk mengganti penamaan seluruh sistem operasinya. Mengutip The Verge, Jumat (30/5/2025), alih-alih hanya meningkatkan angka di belakang sistem operasi, Apple akan menandai sistem operasinya berdasarkan tahun.

Meskipun demikian, nomor-nomor tersebut akan sejalan dengan tahun di mana update OS diluncurkan.

Kalau hal itu benar, update iOS selanjutnya bukan lagi iOS 19 melainkan iOS 26. Sementara menurut Bloomberg, perubahan nama sistem operasi lainnya termasuk di antaranya iPadOS 26, MacOS 26, WatchOS 26, tvOS 26, dan VisionOS 26.

Apple berencana untuk mengumumkannya secara resmi di konferensi pengembang tahunannya, Worldwide Developers Conference alias WWDC yang akan digelar mulai 9 Juni 2025.

 

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya