Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka optimistis, pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto akan membangun ekosistem ekonomi syariah yang berdaya saing, inklusif, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.
Menurut dia, saat di Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8), Presiden Prabowo sudah menegaskan dukungannya terhadap pengembangan ekonomi syariah dengan menciptakan halal value chain melalui jaringan ekonomi halal yang terus diperkuat.
Advertisement
"Sertifikasi halal untuk produk dan pelaku usaha di dalam negeri juga terus dipercepat. Bahkan untuk usaha kecil dan mikro diberikan kemudahan baik dari segi prosedur maupun pembiayaan," kata Gibran seperti dikutip dari kanal youtube pribadinya, Minggu (8/6/2025).
Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini mencatat, saat ini ada 2,2 juta penggiat usaha dan 6,3 juta produk yang telah bersertifikat halal. Gibran mendorong jumlah tersebut akan terus ditingkatkan.
"Kita memiliki destinasi wisata ramah muslim seperti di NTB, Aceh, Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat yang terus disempurnakan," tutur Eks Wali Kota Solo ini.
Gibran mengapresiasi, pada tahun 2023 dan 2024 Indonesia menjadi top muslim friendly destination of the year. Selain itu, Indonesia juga memiliki 4 kawasan industri halal.
"Di sektor keuangan, pemerintah juga terus mendorong pengembangan Bank Syariah Indonesia dan Pak Presiden juga telah meluncurkan layanan bank emas pertama di Indonesia," jelas Gibran.
Bukan Sekedar Hitung-hitungan
Gibran meyakini, pengembangan ekonomi syariah bukan hanya sekedar hitung-hitungan. Lebih dari itu, ekonomi syariah adalah tentang arah dan nilai yang ingin dibangun untuk menciptakan pendorong ekonomi baru yang lebih adil, inklusif dan bermanfaat bagi banyak umat.
"Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak hanya membangun kekuatan ekonominya tetapi juga melestarikan nilai-nilai yang menjadi kekayaan bangsa tersebut," tandas Gibran.