Legenda Urban: Aul, Makhluk Berkepala Dua di Gunung Gede

Aul memiliki wujud yang tak jelas dengan dua kepala. Bentuknya mirip siluman yang menyeramkan.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 15 Juni 2025, 01:00 WIB
Para pendaki menyusuri alun-alun Surya Kencana setelah menapai puncak Gunung Gede. (Dok Ist)

Liputan6.com, Bandung - Gunung Gede berada dalam ruang lingkup Taman Nasional Gede Pangrango. Sama seperti gunung pada umumnya, gunung dengan ketinggian 2.958 mdpl ini juga menyimpan legenda urban tentang sosok penunggu bernama Aul.

Aul memiliki wujud yang tak jelas dengan dua kepala. Bentuknya mirip siluman yang menyeramkan.

Menurut cerita yang beredar, Aul berjalan sempoyongan seperti orang yang sedang mabuk. Hal itu karena Aul harus menopang dua kepala yang cukup berat, sehingga ia harus menyeimbangkan tubuhnya agar tak jatuh.

Masyarakat setempat dan para pendaki sudah lama mengetahui legenda urban tentang sosok Aul di Gunung Gede. Konon, Aul diyakini sebagai dalang di balik kasus tersesat dan hilangnya para pendaki.

Sosok Aul kerap berubah wujud menyerupai manusia biasa. Ia akan mengubah wujudnya menjadi warga sekitar yang seolah sedang bertani di kawasan Gunung Gede.

Ia akan menghampiri dan mengajak ngobrol masyarakat lain maupun pendaki yang ada di dekatnya. Menurut kesaksian warga, seseorang yang diajak berkomunikasi dengan Aul tak akan merasakan hal aneh.

 

Ngobrol

Korban merasa bahwa dirinya hanya mengobrol sebentar dengan Aul. Namun pada kenyataannya, obrolan tersebut ternyata dilakukan hingga larut malam.

Manusia yang diajak bicara oleh Aul biasanya akan sadar jika mengucapkan istigfar maupun doa lainnya. Pada beberapa kasus, ada warga yang baru bisa sadar setelah 1-2 hari.

Hingga kini, kisah keberadaan Aul di Gunung Gede masih diyakini oleh warga sekitar maupun para pendaki. Bukan untuk menambah rasa takut, cerita keberadaan Aul terus menjadi pembicaraan agar manusia bisa lebih waspada dan berhati-hati dalam bertindak maupun berbicara ketika berada di Gunung Gede.

Penulis: Resla

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya