Manchester United Setuju Pinjamkan Pemainnya ke Real Madrid, Legenda Setan Merah Keberatan

Manajer baru Real Madrid Xabi Alonso telah mengajukan permintaan, dan klub raksasa Spanyol itu hanya perlu menanggung gaji pemain Manchester United itu, jika jadi merekrutnya.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 04 Juni 2025, 14:00 WIB
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe (tengah) melakukan selebrasi dengan rekan setimnya setelah menang pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2024/2025 melawan Atletico de Madrid di stadion Metropolitano, Madrid, 12 Maret 2025 waktu setempat atau Kamis (13/3/2025) dini hari WIB. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid tertarik untuk mendatangkan penyerang Manchester United Rasmus Hojlund ke Spanyol pada bursa transfer musim panas. Los Blancos ingin memperkuat lini depan di musim depan.

Setan Merah mengalami musim yang buruk setelah tim asuhan Ruben Amorim membawa tim MU terburuk yang pernah bermain di era Liga Inggris. Mereka finis di peringkat ke-15 dengan raihan 42 poin dari 38 pertandingan setelah hanya meraih 11 kemenangan sepanjang musim.

Satu hal yang menjadi perhatian khusus musim ini adalah perolehan gol dengan hanya Everton, Leicester City, Ipswich Town, dan Southampton sebagai empat tim yang mencetak lebih sedikit gol ketimbang MU di Liga Primer.

Karenanya, Joshua Zirkzee dan Hojlund mendapat banyak kritikan musim ini lantaran duo pemain muda tersebut hanya mencetak tujuh gol di antara mereka pada musim 2024/25.

Bahkan, ada rumor bahwa Hojlund akan kembali ke Serie A, tempat ia bermain untuk Atalanta sebelumnya. Kabarnya, Hojlund sangat diminati klub raksasa Inter Milan.


Real Madrid Hanya Tanggung Gaji Pemain

Pemain Manchester United, Rasmus Hojlund melakukan selebrasi setelah mencetak gol kemenangan timnya atas Brentford pada laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (19/10/2024). (AFP/Oli Scarff)

Namun, media Spanyol Defensa Central mengklaim bahwa Real Madrid ingin meminjam Hojlund dan MU sudah memberikan lampu hijau agar kesepakatan dapat dilanjutkan.

Madrid ingin meminjam Hojlund untuk memperkuat lini depan mereka untuk musim depan. Bos baru Xabi Alonso telah mengajukan permintaan untuk penyerang itu, dan raksasa Spanyol itu hanya perlu menanggung gaji pemain jika jadi merekrutnya.

Sementara itu, pemain yang direkrut Setan Merah dari Atalanta pada musim panas 2023 dengan biaya 72 juta pounds itu, mengaku senang bergabung dengan Real Madrid, meskipun perannya sangat sekunder.


Datangkan Penyerang Lain Bantu Hojlund

Penyerang Manchester United, Rasmus Hojlund, mencetak satu gol dan membantu timnya menang 4-1 atas Athletic Bilbao pada laga leg kedua semifinal Liga Europa di Old Trafford, Jumat (9/5/2025) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat MU menang agregat 7-1 dan lolos ke final. (AP Photo/Dave Thompson)

Namun, menurut mantan gelandang MU Paul Scholes Setan Merah harus mempertahankan Hojlund dan mendatangkan penyerang lain untuk membantunya.

“Saya akan mempertahankan Hojlund. Saya tahu dia tidak hebat, tetapi dia adalah anak berusia 22 tahun yang diminta bermain sebagai penyerang tengah untuk Manchester United sendiri selama dua tahun terakhir," kata Scholes.

“Dia harus bermain setiap minggu. Dia satu-satunya yang ada di sana. Dia anak berusia 22 tahun. Dengan cara mereka bermain, Man United seharusnya memiliki setidaknya tiga penyerang tengah papan atas, dan saya akan memasukkannya ke dalam itu.


Hojlund Punya Kualitas dan Pengalaman

Enam menit berselang atau menit ke-85, giliran Rasmus Hojlund yang mencatatkan namanya di papan skor. (Oli SCARFF/AFP)

“Dapatkan Osimhen dan Gyokeres. Hojlund, dia sangat kesulitan akhir-akhir ini, tetapi dia tidak punya kesempatan untuk duduk dan menonton. Jika seorang penyerang tidak bermain dengan baik, tidak percaya diri, manajer akan mendudukkan Anda dan berkata, ‘lihatlah, dapatkan kembali sedikit rasa lapar, sedikit rasa untuk permainan," kata Scholes.

“Kita semua tahu dia punya kualitas penyerang tengah, kita sudah melihatnya. Tidak cukup, saya tahu itu, tetapi jika dia punya pengalaman di sekitarnya," ujarnya lagi.

“Katakanlah dia punya Andy Cole dan Dwight Yorke di sekitarnya, itu akan membuatnya sangat bersemangat. Dia benar-benar dicambuk sampai mati. Orang-orang lupa betapa tuanya dia. Sebagian besar adalah kepercayaan diri.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya