Liputan6.com, Jakarta Simone Inzaghi resmi meninggalkan Inter Milan setelah empat musim penuh warna. Keputusan ini diambil usai kekalahan telak 0-5 dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions 2025.
Selama masa kepemimpinannya, Inzaghi berhasil membawa Inter meraih enam trofi domestik. Namun, kegagalan di pentas Eropa menjadi catatan tersendiri dalam kariernya bersama Nerazzurri.
Advertisement
Kini, Inzaghi dikabarkan akan melanjutkan kariernya di Al Hilal, klub asal Arab Saudi. Ia dilaporkan menerima tawaran kontrak senilai 26 juta euro per tahun (sekitar Rp437,5 miliar) .
Kepergian Inzaghi meninggalkan pertanyaan besar: apakah warisan yang ditinggalkannya cukup untuk dikenang sebagai salah satu pelatih terbaik Inter Milan?
Pencapaian Besar Inzaghi
Simone Inzaghi ditunjuk sebagai pelatih Inter Milan pada musim panas 2021, menggantikan Antonio Conte. Ia datang dengan harapan melanjutkan kesuksesan yang telah diraih oleh pendahulunya.
Pada musim pertamanya, Inzaghi langsung mempersembahkan dua trofi domestik: Coppa Italia dan Supercoppa Italiana. Ini menjadi awal yang menjanjikan bagi era kepemimpinannya di Inter.
Puncak pencapaian Inzaghi terjadi pada musim 2023/2024 ketika ia membawa Inter meraih Scudetto ke-20. Gelar ini memastikan Inter mendapatkan bintang kedua di atas logo klub mereka.
Selain itu, Inzaghi juga berhasil membawa Inter ke final Liga Champions dua kali, meski keduanya berakhir dengan kekalahan. Ini menunjukkan konsistensi Inter di level tertinggi Eropa selama masa kepemimpinannya.
Daftar Trofi yang Diraih Inzaghi di Inter Milan
Selama empat musim bersama Inter Milan, Simone Inzaghi berhasil mengumpulkan enam trofi domestik. Berikut adalah daftar lengkapnya:
- Serie A: 2023/2024
- Coppa Italia: 2021/2022, 2022/2023
- Supercoppa Italiana: 2021, 2022, 2023
Selain trofi, Inzaghi juga menerima beberapa penghargaan individu. Ia dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A musim 2023/2024 dan menerima penghargaan Panchina d'Oro.
Meskipun demikian, kegagalan di dua final Liga Champions menjadi noda dalam catatan prestasinya. Inter kalah dari Manchester City pada 2023 dan dari PSG pada 2025.