Manuver Mbeumo: Transformasi Diam-diam di Sektor Terkuat Manchester United

Manchester United diam-diam mulai menyusun ulang lini serang mereka. Yang menarik, fokus utama justru tertuju pada sektor yang selama ini dianggap paling solid.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 03 Juni 2025, 18:00 WIB
Striker Brentford, Bryan Mbeumo mencetak gol ke gawang Liverpool yang dijaga Alisson Becker pada laga Liga Inggris 2022/2023 di Gtech Community Stadium, London (2/1/2023). Bryan Mbeumo tampil di Liga Inggris bersama Brentford yang telah diperkuatnya sejak awal musim 2019/2020. Ia ikut membawa Brentford promosi ke Premier League pada awal musim 2021/2022. Hingga kini ia telah tampil dalam 73 laga di Premier League dengan torehan 13 gol dan 15 assist. (AFP/Adrian Dennis)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United diam-diam mulai menyusun ulang lini serang mereka. Yang menarik, fokus utama justru tertuju pada sektor yang selama ini dianggap paling solid. Transfer Bryan Mbeumo dari Brentford, menyusul kedatangan Matheus Cunha, menjadi manuver yang mengindikasikan rencana besar Ruben Amorim untuk lini tengah kreatif.

Padahal, posisi nomor 10 sudah dijejali banyak nama: Bruno Fernandes, Mason Mount, Amad, Alejandro Garnacho, dan Kobbie Mainoo. Namun, dengan Garnacho yang kabarnya bakal hengkang dan masa depan Mainoo belum sepenuhnya jelas, pintu pun terbuka bagi wajah-wajah baru.

Kehadiran dua pemain dengan rekam jejak Premier League seperti Mbeumo dan Cunha menandakan satu hal: Amorim tidak sekadar mencari pelapis. Dia butuh starter, pemain utama yang bisa langsung mengangkat kualitas permainan sejak laga pertama musim depan.


Bruno Mundur, Mount Tak Cukup, Amad Naik Kelas

Gelandang Manchester United (MU), Bruno Fernandes, berhasil mencetak hattrick ke gawang Real Sociedad dalam leg kedua 16 besar Liga Europa 2024/2025 di Old Trafford, Jumat (14/3/2025) dini hari WIB. MU menang telak 4-1 dalam pertandingan ini. (AP Photo/Dave Thompson)

Bruno Fernandes memang masih jadi tumpuan utama dalam urusan kreativitas. Namun, Amorim telah mengisyaratkan bahwa peran Bruno bisa saja bergeser ke lini tengah yang lebih dalam. Dia pernah dimainkan di sana musim lalu tanpa mengurangi kontribusinya dalam menyerang.

Mason Mount sempat menunjukkan performa terbaiknya menjelang akhir musim dan menjadi salah satu pemain favorit Amorim. Namun, penampilan tersebut belum cukup untuk menjadikannya pilihan utama di posisi nomor 10. Di sisi lain, Cunha yang bersinar di Wolves di bawah Vitor Pereira sudah membuktikan bahwa dia punya kapabilitas sebagai playmaker.

Untuk itulah, masuk akal jika Amorim ingin menambah opsi sekaligus tekanan kompetitif di lini serang. Mbeumo bisa menjadi jawaban, terutama karena dia bukan sekadar winger. Dia telah bermain secara sentral di beberapa kesempatan, dengan kelebihan dalam kontrol bola dan kemampuan menggiring yang menjanjikan.


Mbeumo Datang, Amad Geser?

Amad Diallo keluar sebagai penyelamat sekaligus pahlawan setelah berhasil membawa Manchester United (MU) comeback atas Southampton dengan skor 3-1 dalam laga pekan 21 Premier League di Old Trafford, Jumat (17/1/2025). (AFP/Oli Scarff)

Musim lalu, Mbeumo memang lebih banyak dimainkan sebagai winger oleh Brentford. Namun, itu bukan berarti dia tak bisa dirotasi ke tengah, bahkan sebagai striker. Meski belum tentu ideal untuk peran nomor 9 dalam skema Amorim, gaya bermainnya memungkinkan dia beroperasi efektif di antara lini tengah dan pertahanan lawan.

Hal inilah yang bisa memicu domino taktik berikutnya: Amad kemungkinan besar akan digeser ke posisi wing-back kanan. Amorim pernah memberikan sinyal soal fleksibilitas peran Amad ketika memindahkannya ke posisi nomor 10. "Dia bisa menjadi pemain bagus di posisi itu. Kami butuh pemain kaki kiri untuk peran tersebut. Di babak pertama dia terlalu sering turun menjemput bola. Dia seharusnya bermain lebih dekat dengan pertahanan lawan. Dia pasti akan berkembang ke depannya," ujar Amorim usai laga kontra Viktoria Plzen.

Lanjut Baca:

Kutipan itu memperlihatkan bagaimana Amorim memandang potensi Amad sebagai sosok kreatif. Namun, jika Mbeumo masuk, peran itu bisa kembali berubah, menyesuaikan dengan kebutuhan taktik dan dinamika skuad.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya