Liputan6.com, Jakarta - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang ke 80 Tahun secara khidmat di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6/2025).
Advertisement
Acara ini menjadi peneguhan atas komitmen kebangsaan dan pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Upacara dihadiri Presiden Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hadir pula Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 RI sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno; serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menjelaskan tema Peringatan Tahun 2025 adalah memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya. Momem ini diharapkan mampu menegaskan pentingnya internalisasi nilai Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan.
Pondasi Moral
“Melalui tema ini, kami ingin menegaskan bahwa Pancasila adalah pondasi moral dan etika bagi seluruh penyelenggara negara yang wajib diamalkan untuk membangun integritras, profesionalitas, serta mencegah berbagai praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Selain itu, figur penyelenggara negara harus mampu tampil menjadi subjek tauladan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat,” tegas Yudian.
Selain itu, Ia juga menyampaikan seruan penting kepada seluruh komponen bangsa untuk memperingati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Hari ini, kita memperingati 80 tahun Hari Lahir Pancasila. Satu momen historis bangsa untuk memperingati Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, serta pandangan hidup bangsa yang harus diketahui asal-usulnya dari waktu ke waktu dan dari generasi ke generasi, sehingga Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” jelasnya.
Dihadiri Menteri Kabinet Merah Putih
Turut hadir para Menteri Kabinet Merah Putih, Pimpinan Lembaga Negara, Duta Besar dan perwakilan negara sahabat, jajaran pimpinan BPIP, serta undangan lainnya. Masyarakat dari berbagai daerah di Tanah Air hingga diaspora di luar negeri juga turut menyaksikan jalannya upacara secara langsung melalui siaran televisi nasional dan platform media streaming.
Rangkaian upacara dimulai dengan masuknya Komandan Upacara, Kolonel Mar Ahmad Hadi Al-Hasny ke lapangan.
Setelah laporan upacara, Prabowo tiba di mimbar dan memimpin penghormatan kebesaran serta mengheningkan cipta. Pembacaan Teks Pancasila disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani, dan Teks Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan Ketua Dewan Perwakilan Daerah DPD Sultan Bachtiar Najamudin, dan pembacaan doa disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti Republik.