Pendaftaran Calon Ketum PSI Diperpanjang hingga 23 Juni 2025

Wakil Ketum PSI, Andy Budiman mengatakan, perpanjangan waktu calon ketum PSI ini adalah untuk memastikan dukungan dari DPD dan DPW.

oleh Nasrul FaizDiperbarui 01 Juni 2025, 09:10 WIB
Wakil Ketua PSI Andy Budiman (kedua dari kiri) saat jumpa pers di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat, Selasa (13/4/2025) (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memperpanjang masa pendaftaran calon ketua umum hingga 23 Juni 2025. Alasannya karena ada beberapa tokoh di luar partai untuk melakukan konsolidasi dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW).

Wakil Ketum PSI, Andy Budiman mengatakan, perpanjangan waktu calon ketum PSI ini adalah untuk memastikan dukungan dari DPD dan DPW.

"Kami memberikan kesempatan pada tokoh besar di luar partai untuk mencari dukungan. Sehingga bisa memastikan dukungan untuk bisa ikut Pemilihan Raya PSI," kata Andy dalam keterangannya, Minggu (1/6/2025).

Andy tidak banyak berkomentar ketika disinggung mengenai peluang Presiden Indonesia Ketujuh Joko Widodo berpartisipasi dalam Pemilihan Raya PSI. Namun, perpanjangan waktu pendaftaran untuk memberikan waktu lebih bagi tokoh di luar PSI.

"Kita doakan saja. Itu semoga yang terbaik. Ini (perpanjangan waktu pendaftaran) memang antara lain, memberikan kesempatan tokoh di luar partai," ujarnya.

"Doakan aja semoga aja ada kejutan," tambah Andy.

 

Beri Kesempatan Konsolidasi

Presiden Joko Widodo kembali bertemu dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dan kadernya di Deli Serdang, Sumatera Utara. (Ist)

Selain itu, Andy mengungkapkan, pihaknya memberikan kesempatan kepada kader PSI yang tengah melakukan komunikasi serta konsolidasi di DPW dan DPD. Ia tidak memungkiri, masih ada DPW dan DPD yang belum menentukan sikap.

"Kami memberikan kesempatan kepada kandidat yang mulai mendekati DPW dan DPD untuk konsolidasi. Kan syaratnya mendapatkan dukungan dari 5 DPW dan 20 DPD. Jadi kami memberikan kesempatan agar mereka konsolidasi," tutupnya.

Sebelumnya, Jokowi tak menutup kemungkinan ikut mendaftar sebagai calon ketua umum PSI. Namun, ia masih memperhitungkan peluangnya memenangkan pemilihan Ketua Umum PSI.

Jokowi mengaku tidak ingin kalah bersaing di pemilihan Ketum PSI.

"Ya masih dalam kalkulasi. Jangan sampai kalau nanti misalnya saya ikut saya kalah," kata Jokowi, Rabu (14/5).

Kata Pengamat soal Peluang Jokowi Jadi Ketum

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diketahui saat ini membuka kesempatan bagi siapa pun untuk mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum (ketum). Salah satu nama yang diharapkan maju adalah Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

Pengamat politik Bawono Kumoro memandang, hal ini berkah bagi PSI jika berhasil menggaet Jokowi menjadi ketua umum partai tersebut.

"Bagi Partai Solidaritas Indonesia kehadiran Joko Widodo sebagai ketua umum tentu saja menjadi sebuah berkah luar biasa, karena itu potensial bisa mendatangkan magnet elektoral bagi partai itu menjelang Pemilu 2029," kata dia kepada Liputan6.com, Senin (19/5/2025).

Meski demikian, Peneliti dari Indikator Politik Indonesia menilai hal ini berbeda bagi Jokowi. Dia memandang tak ada gengsi politiknya menjadi ketum PSI.

"Namun bagi Joko Widodo menjadi ketua umum dari Partai Solidaritas Indonesia bukanlah hal luar biasa dan kurang dari segi gensi politik," ungkap Bawono.

PSI Lebih Butuh Jokowi

"Mengapa? karena partai ini bukan partai politik besar gagal lolos DPR RI dalam dua kali pemilu. Jadi jauh lebih bergengsi bagi Joko Widodo untuk bergabung dengan partai besar atau partai menengah," sambungnya.

Bawono pun memandang, sebenarnya PSI-lah yang membutuhkan Jokowi, bukan sebaliknya.

"jadi singkat kata Partai Solidaritas Indonesia ini lebih membutuhkan Joko Widodo, daripada Joko Widodo membutuhkan partai itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua PSI Andy Budiman pun mendoakan sang inspirator partainya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi salah satunya.

"Apakah Jokowi akan mendaftar? Kita doakan mas," kata Andy saat jumpa pers di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa 13 Mei 2025.

Infografis Kaesang Pangarep Jadi Ketum PSI. (Liputan6.com/Abdillah

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya