5 Penyerang Alternatif untuk Manchester United Setelah Gagal Gaet Liam Delap

Manchester United harus kembali menyusun rencana setelah target utama mereka, Liam Delap, memilih bergabung dengan Chelsea

oleh Asad ArifinDiperbarui 30 Mei 2025, 15:09 WIB
Selebrasi striker Timnas Kanada, Jonathan David setelah mencetak gol kedua timnya ke gawang Timnas Uruguay pada laga perebutan tempat ketiga Copa America 2024 di Bank of America Stadium, Charlotte, Amerika Serikat, Minggu (14/7/2024) pagi WIB. (AP Photo/Nell Redmond)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United harus kembali menyusun rencana setelah target utama mereka, Liam Delap, memilih bergabung dengan Chelsea. Beberapa pemain bisa jadi target MU untuk memperkuat lini depan, termasuk nama yang belum banyak dibahas.

Liam Delap yang bersinar bersama Ipswich Town pada musim 2024/2025 sempat dianggap sebagai solusi jangka panjang di lini depan Setan Merah. Namun, kini fokus United harus bergeser. Liam Delap enggan merapat ke Old Trafford.

Musim 2025/2026 akan menjadi era baru di bawah Ruben Amorim. Dan satu kebutuhan yang tak bisa ditawar adalah sosok penyerang tajam yang bisa menjadi tulang punggung di lini depan. Sebab, performa Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee belum konsisten.

Lalu, siapa saja nama yang layak dipertimbangkan setelah kegagalan merekrut Delap? Berikut lima penyerang alternatif yang bisa jadi target Manchester United musim panas ini:


Yoane Wissa (Brentford)

Sayap kiri Republik Demokratik Kongo yang membela Brentford, Yoane Wissa sukses mencetak satu gol saat timnya kalah 2-4 dari tuan rumah West Ham United (26/2/2024) (AFP/Justin Tallis)

Manchester United belakangan dikaitkan dengan Bryan Mbeumo, tapi kegagalan merekrut Delap bisa membuat mereka mengalihkan bidikan ke Yoane Wissa, rekan setim Mbeumo di Brentford.

Wissa tampil luar biasa musim ini. Ia mengemas 19 gol di Premier League, sebuah pencapaian yang menempatkannya di jajaran elite pencetak gol, hanya di bawah nama-nama besar seperti Mohamed Salah dan Erling Haaland.

Penyerang asal Kongo itu tampil sebagai andalan utama Brentford sejak Ivan Toney absen, membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pelapis. Dalam sistem Amorim yang menekankan pergerakan cepat dan fleksibilitas, Wissa bisa menjadi pion penting di lini depan.


Jean-Philippe Mateta (Crystal Palace)

Pemain Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, mencetak gol ke gawang Manchester United pada laga pekan ke-36 Premier League 2023/2024 yang digelar di Selhurst Park, Selasa (7/5/2024). (AP Photo/Ian Walton)

Salah satu kejutan terbesar Premier League musim ini datang dari Selhurst Park. Jean-Philippe Mateta tampil menggila dan menjadi jantung serangan Crystal Palace. Penyerang asal Prancis itu mencetak 17 gol di semua kompetisi, 14 di antaranya di liga.

Mateta menunjukkan perkembangan signifikan sejak pertama kali datang ke Palace pada 2021. Musim lalu ia mencetak 16 gol, dan musim ini nyaris menyamai catatan tersebut. Selain tajam, ia juga kuat dalam duel fisik dan pandai memegang bola, kualitas yang bisa mengakomodasi gaya bermain United yang kini lebih kolektif.

Lanjut Baca:

Kontrak Mateta di Palace masih berjalan hingga 2027, tapi performanya bisa memancing negosiasi serius dari klub-klub besar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya