Mengapa Cole Palmer Taruh Trofi Pemain Terbaik Final UEFA Conference League di Dalam Celananya?

Cole Palmer kembali mencuri perhatian, bukan hanya karena penampilan apiknya yang membantu Chelsea menjuarai UEFA Conference League, tapi juga karena aksi nyentriknya usai pertandingan.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 30 Mei 2025, 05:26 WIB
Aksi Cole Palmer dalam laga final UEFA Conference League antara Real Betis vs Chelsea, Kamis (29/5/2025). (AP Photo/Petr David Josek)

Liputan6.com, Jakarta Cole Palmer kembali mencuri perhatian, bukan hanya karena penampilan apiknya yang membantu Chelsea menjuarai UEFA Conference League, tapi juga karena aksi nyentriknya usai pertandingan.

Dalam laga final yang digelar di Polandia semalam, Chelsea bangkit dari ketertinggalan untuk menghajar Real Betis dengan skor telak 4-1. Palmer menjadi aktor utama dalam comeback tersebut.

Ia mencetak dua assist yang krusial dan mengantarkan The Blues menorehkan sejarah: menjadi klub pertama yang pernah menjuarai Liga Champions, Liga Europa, dan kini Conference League.


Aksi Kocak Cole Palmer

Aksi Cole Palmer dalam laga final UEFA Conference League antara Real Betis vs Chelsea, Kamis (29/5/2025). (AP Photo/Petr David Josek)

Penampilannya yang memukau membuat Palmer diganjar penghargaan Player of the Match. Namun, bukan cuma permainannya yang jadi bahan pembicaraan—cara ia membawa trofi tersebut ke area wawancara justru lebih menarik perhatian.

Saat diwawancarai oleh reporter CBS, Anita Jones, Palmer terlihat menyelipkan trofi kecil itu ke dalam celana, tepat di bagian pinggang. Melihat hal itu, sang reporter pun tak bisa menahan tawa dan bertanya, “Cole, cara yang menarik untuk membawa trofi, ya?”

Dengan ekspresi datar khasnya, Palmer hanya menjawab santai, “Saya tidak punya kantong, jadi saya taruh saja di sana.”


Cole Palmer Memang Kocak

Chelsea sukses menorehkan sejarah baru usai keluar sebagai juara UEFA Conference League 2024/2025 setelah mengalahkan Real Betis 4-1. Tampak dalam foto, para pemain Chelsea merayakan trofi UEFA Conference League usai memenangi laga final melawan Real Betis di Tarczynski Arena, Wroclaw, Rabu 28 Mei 2025 waktu setempat atau Kamis (29/5/2025) dini hari WIB. (Sergei GAPON/AFP)

Jawaban jujur namun jenaka ini langsung membuat heboh dunia maya. Banyak penggemar yang memuji gaya cuek Palmer yang dianggap ‘effortlessly funny’ alias lucu tanpa dibuat-buat. Beberapa bahkan menyebut itu sebagai “kutipan terbaik dalam sejarah sepak bola”.

Lucunya, dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Palmer kembali mengundang tawa. Ia bercanda soal rekan setimnya, Tosin Adarabioyo, yang menurutnya sangat menginginkan penghargaan Player of the Tournament.

"Maaf, saya ingin bertanya, siapa sih yang menentukan Player of the Tournament di kompetisi ini? Bisa kasih tahu Tosin, dia ingin sekali mendapatkannya," katanya sambil terkekeh.

Sumber: The Sun

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya