Distribusi Bantuan di Gaza Ricuh, Empat Orang Tewas dan 47 Lainnya Terluka

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 29 Mei 2025, 12:00 WIB
Distribusi Bantuan di Gaza Ricuh, Empat Orang Tewas dan 47 Lainnya Terluka
Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang baru dibentuk Amerika Serikat (AS) dan Israel mulai mendistribusikan makanan. Seperti yang dikhawatirkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah lembaga kemanusiaan internasional, pembagian makanan untuk warga Gaza yang kelaparan itu berlangsung ricuh. Dilaporkan, setidaknya empat orang tewas dan 47 lainnya terluka ketika ribuan warga Palestina menyerbu sebuah gudang milik PBB di Gaza. Otoritas kesehatan Gaza mengatakan dua orang tewas terinjak dan dua lainnya meninggal karena luka tembak setelah kerumunan massa memaksa masuk ke gudang milik Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) di Deir al-Balah pada Rabu (28/5/2025) sore. PBB pada 28 Mei 2025 mengutuk sistem bantuan yang didukung Amerika Serikat (AS) di Gaza menyusul kekacauan distribusi makanan. Kantor media Gaza yang dikelola Hamas juga mengkritik distribusi bantuan tersebut sebagai kegagalan besar. Mereka menuding Israel telah mengeksploitasi bantuan kemanusiaan untuk kepentingan politik dan mengejar strategi kelaparan sistematis.
Para pengungsi Palestina mengangkut kantong-kantong bantuan makanan setelah menyerbu gudang Program Pangan Dunia di Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah pada 28 Mei 2025. (Eyad BABA/AFP)
Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang baru dibentuk Amerika Serikat (AS) dan Israel mulai mendistribusikan makanan. (Eyad BABA/AFP)
Seperti yang dikhawatirkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah lembaga kemanusiaan internasional, pembagian makanan untuk warga Gaza yang kelaparan itu berlangsung ricuh. (Eyad BABA/AFP)
Dilaporkan, empat orang tewas dan 47 lainnya terluka ketika ribuan warga Palestina menyerbu sebuah gudang milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Gaza. (Eyad BABA/AFP)
Otoritas kesehatan Gaza melaporkan dua orang tewas terinjak dan dua lainnya meninggal karena luka tembak setelah kerumunan massa memaksa masuk ke gudang milik Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) di Deir al-Balah pada Rabu (28/5/2025) sore. (Eyad BABA/AFP)
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 28 Mei 2025 mengutuk sistem bantuan yang didukung Amerika Serikat (AS) di Gaza menyusul kekacauan distribusi makanan. (Eyad BABA/AFP)
Kantor media Gaza yang dikelola Hamas mengkritik distribusi bantuan tersebut sebagai kegagalan besar. (Eyad BABA/AFP)
Mereka menuding Israel telah mengeksploitasi bantuan kemanusiaan untuk kepentingan politik dan mengejar strategi kelaparan sistematis. (Eyad BABA/AFP)
Seperti diketahui, Israel telah melonggarkan blokade penuh—yang diberlakukan sejak Maret 2025—dengan mengizinkan pasokan makanan masuk sedikit demi sedikit ke wilayah Gaza yang dimulai pada pekan lalu. (Eyad BABA/AFP)
Di sisi lain, otoritas kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas melaporkan jumlah korban tewas Palestina sejak dimulainya konflik antara Israel dan Hamas pada 7 Oktober 2023 terus meningkat, saat ini telah melampaui 54.000 orang. (Eyad BABA/AFP)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya