Liputan6.com, Jakarta - Jember adalah sebuah kabupaten di Jawa Timur yang dikenal luas sebagai salah satu penghasil tembakau berkualitas tinggi di Indonesia. Tembakau dari Jember telah lama diekspor ke berbagai negara dan menjadi komoditas unggulan daerah ini.
Namun, selain dikenal sebagai kota tembakau Jember juga menyimpan wisata alam yang menakjubkan dan patut untuk dijelajahi terutama keindahan pantainya yang memukau. Letak geografis Jember menjadikannya memiliki banyak pantai dengan pemandangan yang eksotis.
Advertisement
Salah satu pantai yang paling terkenal adalah Pantai Papuma yang menawarkan pemandangan batu karang besar yang unik dan pasir putih yang bersih menjadikannya destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara.
Keindahan matahari terbit di Pantai Papuma juga menjadi daya tarik utama yang tidak boleh dilewatkan. Selain Papuma, ada juga Pantai Watu Ulo yang tidak kalah menarik untuk dijelajahi.
Pantai ini memiliki legenda tersendiri di balik namanya yang berarti "batu ular" dalam bahasa Jawa. Julukan tersebut diberikan karena formasi batu memanjang menyerupai ular menjadi ciri khas yang membuat pantai ini unik.
Di dekatnya juga terdapat Teluk Love yang jika dilihat dari atas akan membentuk pola menyerupai hati. Tempat ini kerap dijadikan lokasi berfoto yang romantis oleh para pengunjung.
Adapun melalui artikel ini akan membahas lebih dalam daya tarik dari Pantai Watu Ulo yang populer dikunjungi pencinta alam.
Mengenal Pantai Watu Ulo
Melansir dari beberapa sumber, Pantai Watu Ulo adalah salah satu destinasi wisata alam yang terkenal di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pantai ini menawarkan pemandangan yang unik dengan formasi batuan memanjang menyerupai ular yang menjorok ke laut.
Kemudian dalam bahasa Jawa, "watu" berarti batu dan "ulo" berarti ular sehingga nama "Watu Ulo" secara harfiah berarti "batu ular". Asal-usul nama Pantai Watu Ulo berkaitan erat dengan legenda lokal tentang seekor naga raksasa bernama Nogo Rojo.
Formasi batuan panjang yang terlihat di Pantai Watu Ulo dipercaya sebagai bagian dari tubuh naga tersebut yang membatu. Legenda ini tidak hanya menambah daya tarik wisata Pantai Watu Ulo tetapi juga menjadi bagian penting dari warisan budaya lokal.
Saat ini Pantai Watu Ulo memiliki fasilitas yang cukup lengkap mulai dari area warung makan, toilet, musola, area parkir, area berkemah, dan lain-lain. Lokasinya bisa diakses dari pusat kota Jember.
Daya Tarik Pantai Watu Ulo
Pantai Watu Ulo memiliki daya tarik unik yang menjadikannya salah satu destinasi wisata andalan daerah tersebut. Ciri khas utama dari pantai ini adalah deretan batuan memanjang yang menjorok ke laut dan menyerupai bentuk ular raksasa.
Selain keunikan bentuk batunya, Pantai Watu Ulo juga menawarkan keindahan panorama laut yang memikat. Ombak besar khas pantai selatan Pulau Jawa menjadikan pemandangan di sini dramatis dan cocok untuk fotografi alam.
Meski tidak disarankan untuk berenang karena arusnya cukup kuat wisatawan tetap bisa menikmati suasana pantai sambil berjalan di sepanjang pasir atau duduk menikmati angin laut yang sejuk.
Pantai ini juga kerap menjadi lokasi favorit untuk melihat matahari terbit dan terbenam karena garis cakrawalanya yang luas. Selain sebagai tujuan wisata alam dan budaya, Pantai Watu Ulo juga ramai dikunjungi saat event tahunan seperti Pesta Laut atau Larung Sesaji.
Sebagai informasi, acara ini diadakan sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat nelayan kepada laut. Melalui acara tersebut, pengunjung dapat menikmati kesenian tradisional, kuliner khas daerah, serta berbagai perlombaan rakyat.
Lokasi Pantai Watu Ulo
Pantai Watu Ulo berlokasi di Sumberrejo, Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur dan berdekatan dengan Pantai Papuma. Adapun tempatnya buka selama 24 jam sehingga tidak memiliki batas waktu untuk berkunjung atau meninggalkan area pantainya.
Sementara itu, lokasi pantai ini berjarak sekitar 38,1 km atau 1 jam dari pusat Kota Jember. Wisatawan bisa melalui jalur Jalan Semeru, Jalan Argopuro, Jalan Kawi, Jalan Kopral Soetomo, Jalan Raya Suyitman, dan Jalan Raya Watu Ulo.
Kemudian tempatnya dekat dengan Pantai Asmara sekitar 1,8 km atau 4 menit berkendara. Wisatawan yang datang dari Pantai Papuma bisa melalui perjalanan 1,3 km atau 5 menit perjalanan.