10 Pemain yang Sukses Juara Premier League Bersama Lebih dari Satu Klub: Tevez, Kante, Milner, Siapa Lagi?

Menjadi juara Premier League bukan perkara mudah bagi seorang pemain. Apalagi jika mampu melakukannya di lebih dari satu klub berbeda.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 28 Mei 2025, 15:10 WIB
Carlos Tevez. Striker asal Argentina ini dipinjam Manchester United dari West Ham selama dua musim, 2007/2008 dan 2008/2009. Tampil sebagai pilihan utama, ia mampu mempersembahkan 2 gelar Liga Inggris dan 1 Liga Champions. Total tampil 99 laga dengan torehan 34 gol dan 14 assist. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Menjadi juara Premier League bukan perkara mudah bagi seorang pemain. Apalagi jika mampu melakukannya di lebih dari satu klub berbeda.

Sepanjang sejarah kompetisi, hanya segelintir pemain yang bisa mencatatkan prestasi langka tersebut. Jumlahnya tak lebih dari sepuluh orang.

Beberapa nama yang masuk daftar adalah sosok-sosok legendaris yang konsisten di level tertinggi. Mereka menjadi pembeda di ruang ganti mana pun.

Dari bek tangguh hingga penyerang mematikan, semua ada di dalam daftar ini. Ada pula nama yang justru kerap diremehkan.

Berikut ini deretan pemain yang sukses mengangkat trofi Premier League bersama dua klub berbeda. Siapa saja mereka?


1. Henning Berg

2. Henning Berg. Memperkuat Manchester United dalam rentang 1997-2001 dengan mencatat 103 kali penampilan di semua kompetisi dan mencetak 3 gol. Menjadi bagian tim saat meraih treble pada musim 1998/1999. Pemain pertama yang meraih trofi Premier Legaue dengan 2 tim berbeda (AFP/Gerad Julien)

Henning Berg layak disebut sebagai pelopor dalam sejarah Premier League. Ia merupakan pemain pertama yang berhasil meraih gelar liga bersama dua klub berbeda.

Trofi pertamanya datang saat membela Blackburn Rovers pada 1995, lalu ia kembali juara bersama Manchester United pada 1999 dan 2000. Pencapaian ini menegaskan peran pentingnya di era kejayaan kedua tim.

Sebagai bek, Berg dikenal kokoh dan tidak neko-neko dalam bermain. Meski namanya tak mencolok, karakter seperti dirinya selalu dibutuhkan dalam tim juara.


2. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka. Striker asal Prancis ini mengoleksi 126 gol dan 54 assist dalam 364 laga di Premier League dengan 6 tim berbeda mulai musim 1996/1997 hingga 2013/2014. Total 2 trofi Premier League dikoleksinya saat bersama Arsenal (1997/1998) dan Chelsea (2009/2010). (AFP/Adrian Dennis)

Nicolas Anelka dikenal sebagai salah satu pemain yang paling sering pindah klub di era modern. Namun, ia tetap sukses mengoleksi dua gelar Premier League yang diraihnya dengan selisih 12 tahun.

Gelar pertamanya didapat bersama Arsenal asuhan Arsene Wenger pada 1998, dan yang kedua bersama Chelsea di bawah Carlo Ancelotti pada 2010. Kedua momen itu menunjukkan tajamnya insting gol Anelka di level tertinggi.

Kariernya membawanya ke klub-klub besar seperti PSG, Real Madrid, hingga Manchester City. Cepat, klinis, dan kadang disalahpahami, Anelka tetap layak disebut sebagai salah satu penyerang terbaik generasinya.


3. Ashley Cole

5. Ashley Cole - Bek kiri asal Inggris ini berseragam Arsenal di tahun 1999-2006, kemudian berlabuh ke Chelsea pada 2006-2014. (AFP/Ben Stansall)

Ashley Cole dikenal sebagai bek kiri tangguh yang sempat bikin geger karena pindah dari Arsenal ke Chelsea pada 2006. Kepindahan itu membuatnya berubah dari bagian skuad "Invincibles" jadi kolektor trofi sejati.

Banyak yang sempat mencibir keputusannya, tapi Cole menjawabnya dengan performa konsisten di level tertinggi. Ia dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris.

Lanjut Baca:

Selama kariernya, Cole memenangkan tiga gelar Premier League—dua bersama Arsenal dan satu bersama Chelsea. Ia juga mengoleksi tujuh Piala FA dan satu trofi Liga Champions.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya