Calon Ibu, Kenali Tes Kesehatan yang Penting Dilakukan Sebelum Program Hamil

Langkah awal menuju kehamilan sehat dimulai dengan memahami kondisi tubuh. Ini daftar tes yang sebaiknya calon ibu jalani sebelum program hamil.

oleh Benedikta DesideriaDiperbarui 28 Mei 2025, 14:26 WIB
Pemeriksaan kesehatan perempuan sebelum menjalani program hamil / Image by freepik

Liputan6.com, Jakarta Dokter spesialis obstetri dan ginekologi Ruswantriani dari RS EMC Sentul mengatakan bahwa pemeriksaan sebelum kehamilan merupakan salah satu hal penting. Salah satunya untuk mengurangi risiko keguguran dan bayi terlahir cacat.

Ruswantriani mengungkapkan beberapa pilihan tes sebelum kehamilan yang bisa dilakukan:

Tes Darah

Melalui tes darah, dokter dapat mendeteksi berbagai penyakit genetik. Penyakit genetik memiliki risiko diturunkan pada bayi di masa kehamilan. Tidak heran, tes darah menjadi salah satu tes yang disarankan bagi para calon ibu.

Melalui tes ini, Anda jadi dapat menghindari bayi terserang kelainan genetik. Bila Anda terbukti memiliki penyakit genetik, dokter dapat membantu mencarikan solusi dan menemukan program kehamilan yang sesuai untuk Anda dan pasangan.

Tes Gula Darah

"Tes ini direkomendasikan terutama bagi calon ibu yang memiliki riwayat diabetes atau termasuk dalam kategori obesitas," kata Ruswantriani mengutip laman resmi EMC.

Diabetes dikenal sebagai penyakit yang patut Anda waspadai sebagai calon ibu hamil.

Penelitian menemukan bahwa ibu hamil penderita diabetes bisa membahayakan bayi yang dikandungnya. Bayi bisa terlahir degan gula darah rendah hingga meninggal sebelum lahir. Untuk itu, tes gula darah menjadi salah satu tes sebelum kehamilan yang penting dilakukan.

Tes STI

Tes STI atau Sexually Transmitted Infections dimaksudkan untuk mendeteksi bila calon ibu mengidap penyakit menular seksual yang bisa membuat susah hamil hingga mengancam kesehatan bayi. Beberapa penyakit seksual yang bisa menular bagi bayi adalah HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C.

Tes TORCH

TORCH adalah singkatan dari Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes Simplex Virus. Virus-virus tersebut cukup berbahaya dan bisa meningkatkan risiko keguguran dan bayi terlahir cacat. Oleh karena itu, demi kesehatan ibu dan bayi selama mengandung, tes ini menjadi salah satu medical check-up yang banyak direkomendasikan.

Pap Smear

Pap smear bisa mendeteksi keberadaan virus HPV (Human Papilloma Virus) penyebab kanker serviks. Bila melalui tes ini dokter menemukan virus HPV dan kelainan pada rahim dan vagina calon ibu, Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat sebelum menjalankan program kehamilan sehingga tidak perlu membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Tes fungsi tiroid

Ganggung tiroid paling sering menyerang perempuan dewasa dan juga anak-anak. Jika ibu hamil mengalami gangguan tiroid, semakin besar kemungkinan untuk mengalami keguguran, bayi lahir prematur, dan gangguan perkembangan otak janin.

Penyakit tiroid juga memengaruhi kesuburan calon ibu sehingga menjadi sulit hamil. Untuk itu, Anda sebagai calon ibu perlu melakukan tes ini, terutama bila sebelumnya Anda pernah mengalami gangguan tiroid.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya