Inter Milan Siap Ukir Sejarah, PSG Harus Waspada

Inter Milan akan menjalani laga final Liga Champions yang sangat dinantikan pada 1 Juni 2025 mendatang. Pelatih Simone Inzaghi menyebut timnya sangat siap menghadapi laga krusial ini.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 27 Mei 2025, 14:10 WIB
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi. (AFP/Paul Eliis)

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan akan menjalani laga final Liga Champions yang sangat dinantikan pada 1 Juni 2025 mendatang. Lawan mereka adalah PSG, yang juga sedang memburu gelar perdananya di kompetisi ini.

Pertandingan akan digelar di Allianz Arena dan dipastikan bakal berjalan sengit. Inter kembali mencapai final hanya dua tahun setelah kekalahan menyakitkan dari Manchester City.

Pelatih Simone Inzaghi menyebut timnya sangat siap menghadapi laga krusial ini. Ia juga mengingatkan bahwa PSG harus menunjukkan rasa hormat yang sama kepada Inter.

Dengan semangat tinggi dan skuad yang hampir lengkap, Inter berambisi menutup musim dengan sejarah manis.


Inzaghi Kirim Sinyal Peringatan ke PSG

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, tampak kecewa setelah anak asuhnya ditahan imbang Bologna dalam laga tunda pekan 19 Serie A 2024/2025 yang dihelat di Giuseppe Meazza, Kamis (16/1/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Simone Inzaghi menegaskan bahwa Paris Saint-Germain bukan satu-satunya tim yang layak mendapat rasa hormat di laga final nanti. Ia mengingatkan bahwa Inter Milan juga punya sejarah dan kualitas yang harus diperhitungkan.

Pelatih 48 tahun itu menyebut laga ini akan mempertemukan dua tim dengan ambisi dan target yang sama. Bagi Inzaghi, ini adalah momen pembuktian besar.

"Kami sangat menghormati PSG, seperti kami menghormati Bayern Munchen dan Barcelona," ujar Simone Inzaghi dilansir Football Italia.

"Tetapi mereka akan menghadapi tim yang punya ambisi dan target yang sama. PSG punya pemain berbakat dan pelatih yang saya kagumi, tapi kami siap menghadapi mereka."


Perjalanan Berat Inter Menuju Final

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi memberikan instruksi kepada pemainnya saat laga lanjutan Liga Italia 2023/2024 melawan Empoli yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Selasa (02/04/2024) WIB. (AFP/Piero Cruciatti)

Inter menjalani musim yang naik-turun, termasuk kehilangan peluang meraih treble. Tiga kekalahan dalam sepekan membuat mereka tersingkir dari Coppa Italia dan kehilangan momentum di Serie A.

Namun, Inzaghi tak menampik bahwa timnya menunjukkan karakter kuat hingga bisa kembali menembus final Liga Champions. Kekalahan dari Manchester City dua tahun lalu masih membekas dan menjadi motivasi tersendiri.

"Ada banyak kenangan dari musim ini, meski ada sedikit kekecewaan," kata Inzaghi.

"Tapi kami harus memberi selamat kepada Napoli karena telah berjuang sampai akhir musim."


Kabar Baik Soal Cedera Pemain

Il Nerazzurri unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Lautaro Martinez pada menit ke-21. (Marco BERTORELLO/AFP)

Kabar baik datang dari kondisi pemain Inter jelang laga penting ini. Simone Inzaghi memastikan hampir semua pemainnya dalam kondisi siap tempur, termasuk Lautaro Martinez dan Davide Frattesi.

Benjamin Pavard dan Piotr Zielinski juga telah pulih dan siap dimainkan. Inzaghi menyebut dirinya bangga bisa memimpin skuad dengan semangat luar biasa.

Lanjut Baca:

"Benjamin Pavard dan Piotr Zielinski sudah siap. Lautaro Martinez dan Davide Frattesi juga tidak ada masalah," ucapnya. "Mereka sudah siap bermain saat lawan Como, tapi kami sudah menang. Saya bangga memimpin grup pemain ini."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya