Prediksi Starting XI Timnas Brasil Era Carlo Ancelotti: Vinicius Junior jadi Tumpuan, Casemiro Masih Dipercaya?

Timnas Brasil bersiap memasuki era baru di bawah kendali Carlo Ancelotti.

oleh Asad ArifinDiperbarui 27 Mei 2025, 17:54 WIB
Pelatih baru timnas Brasil Carlo Ancelotti (kiri) menerima jersey dari Presiden CBF, Samir Xaud di Rio de Janeiro, Senin, 26 Mei 2025. (AP Photo/Silvia Izquierdo)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Brasil bersiap memasuki era baru di bawah kendali Carlo Ancelotti. Pelatih legendaris asal Italia itu dikenal dengan pendekatan taktis yang fleksibel dan Brasil punya banyak bakat bagus di lini depan.

Ancelotti telah meneken kontrak sebagai pelatih Brasil hingga 2026. Dua laga awal Ancelotti bersama Brasil akan tersaji saat mereka memainkan laga tandang melawam Ekuador (6/6) dan menjamu Paraguay (11/6) di Stadion Neo Quimica Arena.

Ancelotti punya fleksibilitas taktik yang tinggi. Namun, saat masih melatih Real Madrid, dia sempat mengungkat formasi favoritnya. "4-4-2 adalah sistem favorit saya. Saya sangat menyukainya," ujar Ancelotti, dikutip dari Diario AS.

Ancelotti telah memanggil pemain untuk membela Ekuador dan Paraguay. Dari daftar itu, mungkinkah Ancelotti membentuk komposisi ideal dengan formasi 4-4-2? Siapa saja pemain yang cocok untuk masuk starting XI pada formasi tersebut?


Kiper dan Pemain Belakang

Pemain belakang Brasil, Marquinhos saat mencetak gol ke gawang Kosta Rika dalam Copa America 2024, Selasa (25/6/2024). (AP Photo/Mark J. Terrill)

Kiper: Alisson Becker (Liverpool)

Pengalaman dan kualitas distribusinya membuat Alisson tetap jadi pilihan utama di bawah mistar. Ia unggul dari dua pesaingnya, Bento dan Hugo Souza, dalam hal ketenangan dan kemampuan membaca permainan.

Bek Kanan: Vanderson (Monaco)

Di tengah minimnya stok bek kanan berpengalaman, Vanderson menjadi opsi logis. Ia tampil reguler di Ligue 1 dan punya kemampuan ofensif yang selaras dengan kebutuhan Ancelotti terhadap bek yang aktif naik membantu serangan.

Bek Tengah: Lucas Beraldo dan Marquinhos (PSG)

Keduanya bermain bersama di PSG, yang tentu memberi keuntungan besar dalam hal komunikasi, pemahaman posisi, dan kerja sama antarlini. Ancelotti dikenal sangat menghargai duet yang sudah solid di level klub.

Bek Kiri: Alexsandro (Lille)

Meski bukan pilihan utama di masa lalu, Alexsandro tampil konsisten di Eropa dan bisa memberi keseimbangan di sektor kiri. Alternatif lain seperti Alex Sandro cenderung menurun performanya.


4 Pemain di Tengah

Selebrasi pemain timnas Brasil, Casemiro usai berhasil membuat gol ke gawang Swiss dalam pertandingan grup G Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadium 974, Qatar, Selasa (29/11/2022). (AP Photo/Andre Penner)

Gelandang Tengah: Casemiro (Manchester United) dan Bruno Guimaraes (Newcastle)

Casemiro tetap menjadi jangkar utama dengan pengalamannya. Meski performanya di MU sempat menurun, kepemimpinannya tak tergantikan. Di sisi lain, Bruno Guimarães menjadi penggerak permainan—gelandang modern yang piawai dalam distribusi dan transisi.

Lanjut Baca:

Sayap Kanan: Raphinha (Barcelona) Dalam formasi 4-4-2 ala Ancelotti, sayap bukan hanya alat serangan, tapi juga penyeimbang. Raphinha dengan kecepatannya dan pengalaman di La Liga cocok untuk peran ini. Sayap Kiri: Vinicius Junior (Real Madrid) Vinicius adalah senjata utama Brasil di sisi kiri. Di bawah Ancelotti di Real Madrid, ia berkembang pesat sebagai winger yang tajam dan disiplin secara taktik. Hubungan keduanya yang sudah terjalin akan jadi aset penting di Timnas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya