Dari Keraguan ke Pesta Juara: Kisah Tak Terduga Liverpool di Bawah Arne Slot

Liverpool musim ini ibarat cerita dongeng yang tak pernah diprediksi bahkan oleh pendukungnya sendiri. Dari bayang-bayang transisi pasca-Jurgen Klopp, The Reds justru melesat menjadi mesin penghancur di Premier League.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 27 Mei 2025, 07:20 WIB
Hasil imbang tersebut membuat tim racikan pelatih Arne Slot itu menutup Liga Premier Inggris musim 2024/2025 dengan raihan 84 poin dari 38 pertandingan. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool musim ini ibarat cerita dongeng yang tak pernah diprediksi bahkan oleh pendukungnya sendiri. Dari bayang-bayang transisi pasca-Jurgen Klopp, The Reds justru melesat menjadi mesin penghancur di Premier League.

Arne Slot, sang arsitek baru, membawa angin segar dengan gaya menyerang yang memukau. Dominasi dari awal musim hingga titel akhirnya diraih dengan gemilang, dipacu oleh performa bintang seperti Mohamed Salah dan Virgil van Dijk.

Kini, setelah mengubur kenangan pahit gelar tanpa fans di 2020, Anfield bersiap merayakan pesta besar. Bagaimana detail perjalanan epik ini? Simak ulasan lengkapnya.


Awal yang Penuh Tanda Tanya

Mohamed Salah saat bermain di pertandingan Liverpool vs Arsenal di Anfield, Minggu (11/05/2025). AP/Jon Super.

Kepergian Klopp sempat membuat masa depan Liverpool terasa suram. Namun, Slot datang bukan untuk membangun ulang, melainkan langsung mengejar trofi dengan mental pemenang.

Gaya "head coach" ala Slot fokus pada penguasaan bola dan pressing intensif. Hasilnya, The Reds tampil konsisten sejak pekan pertama, menepis keraguan tentang adaptasi sistem baru.

Kemenangan krusial atas Brighton di November menjadi bukti awal karakter tim ini. Meski sempat tertinggal, comeback lewat gol spektakuler Salah menunjukkan mental juara yang tak tergoyahkan.


Momen Penentu di Anfield

Mo Salah jadi bintang saat membawa Liverpool menaklukkan Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-17 Premier League 2024/2025 di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (22/12/2024). Pada laga ini, pemain asal Mesir ini menorehkan dua gol dan dua assist untuk kemenangan timnya. (Adam Davy/PA via AP)

Laga kontra Tottenham yang berakhir 5-1 bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan klimaks dari perjalanan panjang. Anfield berubah menjadi lautan sukacita, mengobati luka gelar "steril" era pandemi.

Meski hanya butuh 1 poin, Liverpool menghadirkan pertunjukan dominan. Gol Luis Diaz menjadi pembuka pintu bagi pesta yang tak terlupakan, baik di dalam maupun luar lapangan.

Momen lain seperti gol Darwin Nunez di menit 99 vs Brentford juga jadi bukti "keajaiban" musim ini. Striker Uruguay itu kerap menjadi penentu di detik-detik krusial.


Pilar Tak Terduga di Lini Tengah

Gelandang Liverpool asal Belanda Ryan Gravenberch berebut bola dengan gelandang Manchester City asal Inggris Grealish (kiri) dan gelandang Manchester City asal Brasil Savinho (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Liverpool dan Manchester City di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut pada 1 Desember 2024.Adrian Dennis / AFP

Siapa sangka Ryan Gravenberch akan menjadi tulang punggung Liverpool sebagai gelandang bertahan? Gagal merekrut Zubimendi justru membuka jalan bagi mantan pemain Bayern Munich ini.

Kemampuannya membawa bola, membaca permainan, dan gerakan khas berputar menjadi senjata ampuh Slot. Konsistensinya membuatnya tak tergantikan hingga trofi terjamin.

Transformasi Gravenberch adalah bukti kejelian Slot memaksimalkan sumber daya yang ada. Ia bukan sekadar pengganti, melainkan solusi sempurna.


Proyek Musim Panas dan Tantangan ke Depan

Liverpool menutup laga pamungkas Liga Premier Inggris musim 2024/2025 dengan hasil imbang 1-1 saat melawan Crystal Palace. (Paul ELLIS/AFP)

Kabar transfer seperti kedatangan Jeremie Frimpong dan Florian Wirtz sudah mulai menghangat. Namun, masa depan sejumlah pemain seperti Nunez dan Harvey Elliott masih jadi teka-teki.

Slot dipastikan akan memperkuat lini belakang, terutama posisi bek kiri. Pertanyaannya, apakah Liverpool akan mencari striker baru atau mempertahankan Nunez yang kontroversial?

Dengan modal gelar ini, The Reds punya fondasi kuat untuk bertahan di puncak. Slot jelas tak akan puas—target berikutnya: mempertahankan trofi dan berlari lebih jauh di Liga Champions.


Sebuah Era Baru yang Menggairahkan

Perayaan gelar juara Liga Premier Inggris musim 2024/2025 terasa sangat special bagi Liverpool. (Paul ELLIS/AFP)

Liverpool telah membuktikan bahwa transisi bukanlah akhir, melainkan awal kebangkitan. Slot dan anak asuhnya tidak hanya memenuhi ekspektasi, tetapi melampauinya dengan gaya yang memukau.

Dari Gravenberch yang tak terduga hingga pesta juara yang meriah, musim ini akan dikenang sebagai titik balik sejarah. Tantangan selanjutnya? Menjadi raja yang tak mudah terguling.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya