`Pasangan Baru` Marcho dan Zinnie Menangi Jumping Challenge

World Jumping Challenge adalah usaha FEI (Federasi Equestrian Internasional) untuk mengembangkan olahraga berkuda di negara-negara berkembang.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Juni 2013, 16:34 WIB
Marcho Momuat berhasil tampil sebagai juara pada kompetisi equestrian World Jumping Challenge (WJC) kategori A yang digelar di JPEC Sentul, Jawa Barat. Marcho yang menunggang ‘Zinnie’ tampil sebagai juara dengan mengumpulkan 5 angka kesalahan. Para peserta WJC kategori A harus melewati serangkaian rintangan dengan tinggi 120cm.

Para peserta WJC yang digelar Federasi Equestrian Indonesia (EFI) bersama JPEC Equestrian bertanding dalam empat ronde yang digelar 1-2 Juni 2013. Dalam empat ronde itu, Marcho dan Zinnie mengoleksi 5 angka kesalahan. Angka kesalahan ini didapat di ronde pertama. Kemenangan Marcho dan Zinnie bisa disebut istimewa. Penunggang dan kudanya baru ‘berkenalan’ satu sama lain seminggu sebelum pertandingan.

“Saya pertama kali menunggang Zinnie pada minggu lalu. Saat itu naik cuma sebentar dan kemudian jumping beberapa rintangan. Menunggang Zinnie untuk kedua kalinya ya saat pertandingan ini,” kata Marcho usai pertandingan.

Zinnie yang merupakan kuda milik keluarga Alfons Tungadi biasanya ditunggangi Brayen Brata-Coolen yang saat ini tengah kuliah dan berlatih di Belanda.  Pada 2011 lalu Zinnie dan Brayen juga meraih juara WJC kategori A.

“Terima kasih kepada pemilik kuda yang telah memberikan kepercayaan pada saya. Zinnie kuda yang hebat,” ujar Marcho yang baru berusia 17 tahun. Zinnie adalah kuda kelahiran BAndung hasil ternakan Alfons Tungadi. Zinnie adalah anak dari Couperus, kuda pejantan bantuan dari Kerajaan Belanda. Zinnie adalah tante dari kuda juara dunia 2010, Marcus Ehing, yang bernama 'Plot Blue.'

Pada WJC kali ini Marcho berhasil mengalahkan seniornya, Ferry Wahyu Hadiyanto. Ferry, yang menjuarai Kualifikasi World Cup Kualifikasi Asia Tenggara tahun lalu, dengan kudanya ‘Equinara Zandor’ tampil sebagai juara kedua. Mereka mengumpulkan 8 angka kesalahan. Posisi ketiga ditempati Anto Budiarto yang menunggang ‘Pazia Greta’ dengan total 12 angka kesalahan.

World Jumping Challenge adalah usaha FEI (Federasi Equestrian Internasional) untuk mengembangkan olahraga berkuda di negara-negara berkembang di cabang olahraga ini. Putaran kualifikasi digelar di sepuluh zona berbeda.
Lanjut Baca:

r>FEI mengeluarkan satu desain lintasan yang terdiri dari belasan rintangan yang harus dilalui oleh peserta. Desain ini dipakai di seluruh zona yang menggelar babak kualifikasi. Maksudnya adalah agar tercipta kompetisi yang adil. Indonesia tergabung di zona 9 yang terdiri dari Singapura, Thailand, India, Malaysia, dan Indonesia. Dua terbaik dari tiap zona akan lolos ke putaran final tahun depan.Pada WJC kategori B (110cm), Ferry Agustian dengan kuda ‘Quiet Viola’ tampil sebagai juara dengan 21 angka kesalahan. Posisi kedua diisi Valentino Lumentah/Landsmann (24 angka kesalahan) disusul Steven Manayang/Olanka (36 angka kesalahan).Sementara itu Pingkan Motira dengan kudanya ‘Cherokee’ tampil sebagai pemenang WJC kategori C (100cm). Pasangan ini sama sekali tak melakukan kesalahan dalam empat ronde. Juara kedua direbut Ferry Agustian/Joker Budiluhur (4 angka kesalahan). Sedangkan Agung Riyanto/Prince Textum (8 angka kesalahan).Baca juga:* Jacksen Jelaskan Kenapa Tak Mau Beri Latihan Teknik Lagi pada Timnas* Ini Alasan Jacksen Tak Panggil Pemain Langganan Timnas* Rossi Maafkan Kelalaian Bautista* Senggol Motor Rossi, Bautista Tak Merasa Salah* Serangan Terakhir Mourinho Terhadap Media Spanyol* Perez: Mourinho Alami Kekerasan Personal* Paulinho Selamatkan Brasil dari Kekalahan Lawan Inggris* Presiden Inter Ragukan Keseriusan Investor Indonesia

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya