Stop Konsumsi Sekarang, Ini Makanan Berbahaya Bagi Penderita Hipertensi

Memahami makanan yang perlu dihindari bagi penderita hipertensi adalah langkah awal yang penting untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

oleh Yulia LisnawatiDiterbitkan 25 Mei 2025, 19:03 WIB
Stop Konsumsi Sekarang, Ini Makanan Berbahaya Bagi Penderita Hipertensi/Copyright unsplash.com/Mufid Majnun

Liputan6.com, Jakarta Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu penyakit kronis yang banyak menyerang masyarakat. Meski seringkali tidak bergejala, kondisi ini bisa menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, bahkan kematian.

Tekanan darah tinggi terjadi saat jantung memompa darah lebih kuat dari biasanya dan pembuluh darah menyempit, sehingga tekanan terhadap dinding arteri meningkat. Seseorang dianggap menderita hipertensi jika tekanan darahnya melebihi 140/90 mmHg. 

Pengaturan pola makan sangat penting dalam manajemen hipertensi. Asupan nutrisi yang tepat dapat membantu menurunkan dan menstabilkan tekanan darah, sementara konsumsi makanan yang tidak sesuai justru dapat memperburuk kondisi.

Oleh karena itu, memahami makanan yang perlu dihindari bagi penderita hipertensi adalah langkah awal yang penting untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

Apa saja makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita hipertensi? Berikut beberapa jenis makanan yang dapat memicu lonjakan tekanan darah, seperti melansir dari Healthline, Minggu (25/5/2025):

1. Makanan Tinggi Garam (Natrium)

Konsumsi junk food telah menjadi kebiasaan dan dapat membuat badan gemuk (Foto: Unsplash.com/Christopher Williams)

Garam atau natrium merupakan musuh utama bagi penderita hipertensi. Konsumsi garam berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, yang pada gilirannya meningkatkan volume darah dan tekanan pada dinding pembuluh darah.

American Heart Association merekomendasikan asupan natrium tidak lebih dari 1.500 mg per hari bagi penderita hipertensi.

Beberapa contoh makanan tinggi natrium yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Makanan olahan dan kemasan
  • Makanan kaleng
  • Makanan cepat saji
  • Acar dan makanan yang diawetkan
  • Saus dan kecap
  • Keripik dan makanan ringan asin

Untuk mengurangi asupan garam, cobalah menggunakan bumbu-bumbu alami seperti bawang putih, jahe, atau rempah-rempah lainnya untuk menambah cita rasa makanan.

2. Makanan Berlemak Tinggi

Kurangi asupan daging merah demi menurunkan kolesterol jahat. (unsplash.com/@ninjason)

Lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang berpotensi menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan hipertensi. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan berlemak tinggi.

Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari meliputi:

  • Daging merah berlemak
  • Kulit ayam
  • Produk susu tinggi lemak
  • Mentega dan margarin
  • Gorengan dan makanan cepat saji

Memilih sumber lemak sehat seperti minyak zaitun dan ikan berlemak dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

3. Makanan dan Minuman Manis

ilustrasi minuman soda/unsplash

Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko diabetes, yang keduanya berkaitan erat dengan hipertensi. Oleh karena itu, penting untuk membatasi asupan makanan dan minuman manis.

Hindari atau batasi konsumsi:

  • Minuman bersoda
  • Kue dan pastry manis
  • Permen dan cokelat dengan kadar gula tinggi
  • Minuman manis kemasan

Memilih makanan yang lebih alami dan rendah gula dapat membantu mengontrol berat badan dan tekanan darah.

4. Konsumsi Alkohol

Ilustrasi koktail atau minuman beralkohol. (dok. Ash Edmonds/Unsplash)

Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan. Oleh karena itu, bagi penderita hipertensi, sangat penting untuk membatasi asupan alkohol atau menghindarinya sama sekali.

Dengan memahami makanan yang perlu dihindari bagi penderita hipertensi, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan mengontrol tekanan darah dengan lebih baik.

Infografis tanda dan gejala hipertensi. Infographic hypertension by Freepik

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya