Liputan6.com, Jakarta PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), sebuah perusahaan yang bergerak di sektor alat kesehatan, menggelar Paparan Publik pada 21 Mei 2025 di ITS Tower, Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, IRRA menguraikan tiga hal utama, yakni profil perusahaan, kinerja keuangan kuartal pertama tahun 2025, serta strategi bisnis yang akan dijalankan ke depan. Perusahaan juga menjelaskan langkah-langkah percepatan operasional dan perluasan kerja sama strategis untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Advertisement
Salah satu poin penting dalam pemaparan profil perusahaan adalah pengangkatan Bapak Alvi Syahri Ramadhan Nasution sebagai Komisaris Independen baru, yang diharapkan dapat membawa perspektif segar dalam pengambilan keputusan strategis.
"Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi manajemen dalam mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan," ujar perwakilan IRRA.
IRRA juga mengungkapkan capaian yang membanggakan, seperti jangkauan layanan yang kini mencakup lebih dari 16.000 titik di seluruh Indonesia.
“Kami terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan pasar, menjalin kemitraan baru, dan meningkatkan kualitas layanan,” ungkap Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif.
Lonjakan laba bersih
Pada kuartal pertama 2025, IRRA mencatat pertumbuhan signifikan dengan penjualan bersih sebesar Rp240,44 miliar, meningkat 62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Laba bersihnya bahkan melonjak hingga 139%. Segmen unggulan seperti Electromedical Devices (EMD) menjadi penyumbang terbesar, diikuti oleh In Vitro Diagnostic (IVD) dan perangkat laboratorium.
Untuk memperkuat kapasitas distribusi, IRRA tengah membangun gudang baru di Kawasan Industri Cikarang seluas 3.456 meter persegi yang ditargetkan selesai tahun ini. Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi logistik sekaligus mengantisipasi pertumbuhan permintaan di masa mendatang.
Memperluas jaringan
Heru menegaskan, “Kami fokus memperluas jaringan distribusi, meningkatkan kapasitas tim penjualan, serta memperkuat portofolio produk untuk mendukung transformasi kesehatan nasional.”
IRRA juga memastikan strategi adaptif akan terus diimplementasikan guna menghadapi dinamika pasar yang terus berubah, dengan tujuan akhir memperkuat posisi perusahaan di industri alat kesehatan nasional.