Ketika Pemain Buangan Manchester United Menjadi Napas Scudetto Napoli

Dari status 'pemain buangan' di Manchester United, dia menjelma jadi napas Scudetto Napoli. Dia adalah Scott McTominay.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 24 Mei 2025, 08:59 WIB
Scott McTominay dari Napoli merayakan gol pembuka di laga Serie A kontra Cagliari di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Italia, Jumat, 23 Mei 2025. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Liputan6.com, Jakarta Napoli kembali meraih kejayaan di Serie A. Perhatian pun tertuju pada seorang gelandang asal Skotlandia: Scott McTominay. Dari status 'pemain buangan' di Manchester United, dia menjelma jadi napas Scudetto Napoli.

Musim pertamanya di Italia langsung menjadi musim yang senasional. Dia mencetak gol penting saat Napoli mengunci kemenangan 2-0 atas Cagliari yang memastikan gelar juara. Tak hanya itu, dia juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A musim 2024–25.

“Saya kehabisan kata-kata, ini luar biasa,” ucap McTominay usai pertandingan, seperti dikutip Football Italia. “Pengorbanan setiap pemain di tim ini sungguh luar biasa. Orang-orang di sini pantas mendapatkannya karena mereka mendukung kami sejak hari pertama.”


McFratm, Ikon Baru Napoli

Gelandang Napoli asal Skotlandia #08, Scott McTominay, merayakan kemenangannya dalam pertandingan Serie A Italia antara Napoli dan Cagliari di stadion Diego Armando Maradona di Naples pada Sabtu dini hari WIB (24-5-2025). (Carlo Hermann/AFP)

McTominay bukan hanya pemain penting di atas lapangan, tetapi juga telah menjadi figur yang dicintai di kota Naples. Warga setempat menjulukinya “McFratm”, plesetan dari kata “fratm” yang berarti saudara dalam slang Neapolitan.

“Istilah itu sangat Neapolitan dan saya bisa merasakan cinta besar dari orang-orang,” katanya. “Bahasa Italia saya lumayan, saya bisa mengerti, tapi berbicara masih butuh kepercayaan diri. Lebih mudah jika bicara dengan orang yang tidak bisa bahasa Inggris sama sekali.”

Dia bahkan sudah belajar beberapa kata lokal seperti "festeggiamo, andiamo" (mari berselebrasi). itu simbol kecil bahwa dia mulai melebur dengan budaya Napoli.


Gol Penting dan Energi Conte

Antonio Conte berhasil membawa Napoli meraih gelar juara Serie A musim ini, setelah pada pekan terakhir membungkam Cagliari dengan skor 2-0 di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (24/5/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Gregorio Borgia) 

McTominay mengakhiri musim dengan 11 gol dan enam assist dalam 33 penampilan. Hebatnya, delapan dari gol tersebut adalah pembuka skor yang menentukan arah pertandingan. Angka yang menunjukkan kontribusinya benar-benar krusial.

“Saya bahkan sempat lupa gol itu karena begitu banyak hal terjadi,” katanya. “Kami fokus, tapi jelas ada rasa cemas dan gugup. Sekarang saatnya merayakan.”

Namun, McTominay tak ingin larut dalam euforia. “Musim depan kami harus kembali dengan energi yang sama dan tak boleh lengah,” ujarnya. “Bersama Conte, energinya selalu troppo alto — itu yang saya pelajari. Troppo alto!”


McTominay: Mimpi yang Menjadi Nyata

Para pemain Napoli merayakan gelar juara Serie A dalam upacara penghargaan usai laga kontra Cagliari di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu, 24 Mei 2025. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Bagi McTominay, pencapaian ini lebih dari sekadar trofi. Ini adalah awal dari perjalanan baru di tanah yang penuh gairah sepak bola. “Bisa merasakan ini semua, bagi saya seperti mimpi,” ujarnya.

Dia tiba kurang dari satu tahun lalu, tanpa ekspektasi tinggi. Namun, lewat kerja keras, adaptasi cepat, dan performa solid di lini tengah, dia menjadi tulang punggung Napoli.

Penghargaan sebagai Pemain Terbaik Serie A menegaskan pencapaian itu. Penilaian dilakukan berdasarkan statistik dari 38 pertandingan musim ini. Angka tak pernah bohong—dan McTominay memang pantas berada di puncak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya