Rekor Buruk Andre Onana Semakin Tajam: 3 Final, 3 Kalah

Kekalahan Manchester United dari Tottenham dalam final Liga Europa yang digelar di Bilbao, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB, bukan sekadar menutup musim dengan tangan hampa—tapi juga meninggalkan catatan kelam bagi sang penjaga gawang, Andre Onana.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 23 Mei 2025, 10:23 WIB
Kiper Manchester United asal Kamerun #24, Andre Onana terlihat selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Arsenal di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 9 Maret 2025. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Kekalahan Manchester United dari Tottenham dalam final Liga Europa yang digelar di Bilbao, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB, bukan sekadar menutup musim dengan tangan hampa—tapi juga meninggalkan catatan kelam bagi sang penjaga gawang, Andre Onana.

Gol semata wayang dari Brennan Johnson cukup untuk memastikan kemenangan Tottenham 1-0 atas Setan Merah. Gol tersebut tercipta melalui penyelesaian jarak dekat yang mengecoh Onana, membuatnya menjadi sorotan utama atas kegagalan tim.

Fans pun tak bisa menahan kritik terhadap performa kiper asal Kamerun tersebut, yang dianggap kurang sigap mengantisipasi peluang lawan.


Rekor Buruk Andre Onana

Pemain Manchester United (MU), Harry Maguire, Diogo Dalot, Andre Onana, dan Joshua Zirkzee, tampak lemas setelah gawang tim mereka dibobol Bournemouth dalam laga pekan 17 Premier League 2024/2025 di Old Trafford, Minggu (22/12/2024) malam WIB. MU kalah 0-3 dari Bournmouth di depan para pendukungnya. (Darren Staples / AFP)

Namun sorotan tak berhenti di laga tersebut. Onana kini mencatatkan rekor tak diinginkan sebagai kiper pertama yang mengalami kekalahan di tiga final Eropa bersama tiga klub berbeda.

Sebelumnya, ia harus puas sebagai runner-up saat membela Ajax melawan Manchester United di final Liga Europa 2017, kemudian kembali gagal bersama Inter Milan di final Liga Champions 2023 saat menghadapi Manchester City.

Kini, kegagalan ketiga datang berseragam Manchester United, mempertegas musim suram bagi klub sekaligus Onana secara pribadi. Dari total 50 penampilannya bersama United musim ini, Onana telah kebobolan sebanyak 65 gol—angka yang tentu tidak mencerminkan performa ideal seorang penjaga gawang di level elite.


Situasi Pelik MU

Ekspresi para pemain Manchester United atas kekalahan mereka di final Liga Europa musim 2024/2025 melawan Tottenham Hotspur di stadion San Mames, Bilbao pada 21 Mei 2025 waktu setempat atau Kamis (22/5) dini hari WIB. (Josep LAGO/AFP)

Kekalahan ini membawa konsekuensi besar bagi Manchester United. Tidak hanya gagal merebut trofi, mereka juga dipastikan absen dari semua kompetisi Eropa musim depan.

Situasi semakin pelik karena mereka kini berpotensi mengakhiri musim di posisi ke-17 Liga Primer Inggris—prestasi terburuk dalam sejarah modern klub.

Kabar terbaru bahkan menyebutkan bahwa manajemen klub siap melepas hampir semua pemain di bursa transfer mendatang sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran.

Sumber: The Sun

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya