Kelaparan, Anak-anak Gaza Antre untuk Dapat Makanan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 23 Mei 2025, 10:35 WIB
Kelaparan, Anak-anak Gaza Antre untuk Dapat Makanan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pada Rabu (21/5/2025) bahwa mereka sedang berupaya menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan warga Palestina di Gaza. Truk-truk bantuan kemanusiaan telah masuk sejak awal pekan ini, namun penyalurannya terhambat oleh kekhawatiran dan pembatasan militer Israel. Sebelumnya, karena tekanan internasional, Israel akhirnya mengizinkan truk bantuan kemanusiaan memasuki Gaza. Diketahui, sejak 2 Maret 2025, Israel memblokade semua bantuan kemanusiaan yang memasuki wilayah Gaza. Ini dilakukan untuk memberi tekanan akan tuntutan pembebasan semua sandera yang masih ditahan pihak Hamas. Imbas tindakan Israel yang memblokade pengiriman bantuan kebutuhan pokok ke Gaza, lebih dari 65.000 anak di Jalur Gaza terancam kelaparan dan kekurangan gizi. Pada Senin 19 Mei 2025, Kepala kemanusiaan PBB, Tom Fletcher memperingatkan bahwa 14.000 bayi di Gaza bisa meninggal jika tidak segera menerima nutrisi dan perawatan yang mendesak.
Seorang anak laki-laki Palestina mengorek sisa-sisa sup kacang miju-miju yang tersisa di dalam panci, di depan titik distribusi makanan di kamp pengungsian dekat pelabuhan Kota Gaza pada 22 Mei 2025. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pada Rabu (21/5/2025) bahwa mereka sedang berupaya menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan warga Palestina di Gaza. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Truk-truk bantuan kemanusiaan telah masuk sejak awal pekan ini, namun penyalurannya terhambat oleh kekhawatiran dan pembatasan militer Israel. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Sebelumnya, karena tekanan internasional, Israel akhirnya mengizinkan puluhan truk bantuan kemanusiaan memasuki Gaza. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Diketahui, sejak 2 Maret 2025, Israel memblokade semua bantuan kemanusiaan yang memasuki wilayah Gaza. Ini dilakukan untuk memberi tekanan akan tuntutan pembebasan semua sandera yang masih ditahan pihak Hamas. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Imbas tindakan Israel yang memblokade pengiriman bantuan kebutuhan pokok ke Gaza, lebih dari 65.000 anak di Jalur Gaza terancam kelaparan dan kekurangan gizi. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan, ribuan bayi Palestina di Gaza bisa meninggal dalam beberapa hari tanpa makanan dan bantuan medis segera. (Omar AL-QATTAA/AFP)
Pada Senin 19 Mei 2025, Kepala kemanusiaan PBB, Tom Fletcher memperingatkan bahwa 14.000 bayi di Gaza bisa meninggal jika tidak segera menerima nutrisi dan perawatan yang mendesak. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya