RI Pasok Gas ke Singapura, dari Sini Sumbernya

Gas bumi dari West Natuna Group yang dialirkan ke Singapura dialihkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, hal ini merupakan upaya untuk mewujudkan ketahanan energi.

oleh Septian DenyDiterbitkan 22 Mei 2025, 13:15 WIB
Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi yaitu Satuan Kerja Khuhsus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Migas dan Gas Bumi (SKK Migas) (Dok. SKK Migas Sumbagsel / Nefri Inge)

Liputan6.com, Jakarta Gas bumi dari West Natuna Group yang dialirkan ke Singapura dialihkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, hal ini merupakan upaya untuk mewujudkan ketahanan energi.

Pengalihan pasokan gas bumi untuk Singapura ke dalam negeri ditandai dengan Domestic Swap Agreement dan Gas Sales Agreement dengan West Natuna Group.Dua perjanjian ini mengatur sejumlah volume gas yang sebelumnya dialirkan ke Singapura dari West Natuna Group, akan dialihkan dan dimanfaatkan PGN untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Direktur Utama PGN Arief S. Handoko dengan perwakilan West Natuna Group yang terdiri dari South Natuna Sea Block B, Natuna Sea Block A, dan PSC Kakap serta Medco E&P Grissik Ltd.

Penandatanganan gas swap agreement ini juga menunjukkan semangat pelaksanaan arahan yang diberikan Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Mari kita bekerja sama kolaborasi, pihak swasta dalam negeri, swasta luar negeri, BUMN, pemerintah dari semua tingkatan. Mari kita bekerja sama untuk mencapai tujuan yang harus dicapai. Kalau kita tergantung dari impor terus, sumber daya yang kita keluarkan sangat besar,” kata Prabowo dalam sambutannya saat Signing Ceremony of New Production Sharing Contracts and Commercial Agreements di IPA Convex 2025, dikutip Kamis (22/5/2025).

 

Pemenuhan Gas Bumi

embangunan pipa gas bumi Muara Karang- Muara Bekasi ibertujuan meningkatkan pemanfaatan atau penggunaan gas bumi nasional,

Dukungan dari pemerintah terhadap pemenuhan gas bumi domestik terus berkesinambungan. Pasca penandatanganan gas swap agreement, PGN berarti akan mendapatkan pasokan gas baru dengan volume lebih 71,83 BBTUD yang telah diamankan melalui penandatanganan 6 kerja sama, kemarin.

Menurut Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, pengalihan atau swap gas domestik dilakukan sekaligus, sebagai langkah nyata mengatasi tantangan potensi defisit pasokan di dalam negeri.

"Sejauh ini impor masih bisa dihindari, sehingga pemerintah menyiapkan mekanisme swap gas agreement dengan pemasok gas dari wilayah Natuna," kata Djoko.

 

Sumber Daya Gas Bumi

PGN sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) berkomitmen melaksanakan mandat pemerintah untuk mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai core business.

Direktur Utama PGN Arief S. Handoko berharap, swap gas domestik dapat memperkuat upaya bersama untuk memastikan pasokan gas domestik semakin stabil dan efisien. Kebijakan ini membantu memenuhi kebutuhan energi di berbagai sektor, khususnya industri.

Penggunaan sumber daya gas bumi domestik secara optimal, juga membantu mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

“PGN menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan yang secara holistic diberikan dalam pemenuhan kebutuhan gas domestik. Kami akan memanfaatkan pasokan dengan optimal demi keberlanjutan layanan gas bumi dan ketahanan energi nasional,” tutup Arief.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya