Kalah, Terpuruk, dan Ditinggal Fans? Diogo Dalot Punya Pesan untuk MU

Manchester United kembali gagal mempersembahkan trofi di akhir musim 2024/2025. Setan Merah harus mengakui keunggulan Tottenham Hotspur dengan skor tipis 0-1 di final Liga Europa, Kamis (22/5/2025) WIB.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 23 Mei 2025, 22:21 WIB
Ekspresi Ruben Amorim usai Manchester United kalah dari Tottenham di final Liga Europa 2024/2025. AP Photo/Bernat Armangue

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali gagal mempersembahkan trofi di akhir musim 2024/2025. Setan Merah harus mengakui keunggulan Tottenham Hotspur dengan skor tipis 0-1 di final Liga Europa, Kamis (22/5/2025) WIB.

Gol tunggal Brennan Johnson cukup untuk menghancurkan harapan MU membawa pulang gelar Eropa. Hasil ini menegaskan betapa buruknya performa Setan Merah sepanjang musim ini.

Musim ini menjadi catatan sejarah kelam bagi Manchester United. Mereka menelan 20 kekalahan di semua kompetisi, terbanyak sejak musim 1973/1974 saat mereka terdegradasi dari Divisi Satu.

Situasi di Premier League pun tak kalah suram. Saat ini, MU hanya duduk di posisi ke-16 klasemen dan hanya bisa naik maksimal ke peringkat 14, tergantung hasil laga pamungkas melawan Aston Villa.


Musim Penuh Kekacauan, Dalot Tak Menutup Mata

Bruno Fernandes berjalan melewati trofi Liga Europa usai laga Tottenham vs Manchester United di San Mames, Kamis (22/5/2025). (AP Photo/Bernat Armangue)

Diogo Dalot mengakui bahwa musim ini menjadi bencana besar bagi Manchester United. Kekalahan di final Liga Europa menjadi puncak dari rangkaian hasil buruk yang dialami tim.

Dalot menilai seluruh skuad harus bertanggung jawab atas hasil ini. Introspeksi mendalam dibutuhkan agar klub bisa bangkit musim depan.

"Jelas sekali, musim ini adalah bencana," kata Dalot seperti dikutip dari FotMob.

"Kami harus melihat diri kami sekarang dan mencari cara untuk berkembang."


Jangan Putus Hubungan dengan Suporter

Untuk diketahui, Liga Primer Inggris musim 2024/2025 hanya menyisakan satu pertandingan lagi. (ANDER GILLENEA/AFP)

Dalot menegaskan pentingnya menjaga hubungan dengan para suporter di tengah masa sulit ini. Ia tidak ingin keterpurukan di lapangan membuat jarak antara pemain dan fans semakin lebar.

Menurut Dalot, dukungan fans sangat penting untuk kebangkitan tim. Ia berharap pendukung tetap percaya dan setia mendampingi klub.

"Hal terakhir yang kami butuhkan sekarang adalah menciptakan jarak antara kami dan para fans," ujar Dalot.

"Kami harus membuktikan bahwa kami layak berada di sini. Mereka pantas mendapatkan lebih. Mereka hanya perlu tetap bersama kami dan percaya pada kami. Saya yakin mereka akan tetap mendukung kami."


Perlu Perubahan Besar di Internal Tim

Ekspresi para pemain Manchester United di akhir laga final Liga Europa melawan Tottenham di San Mames, Bilbao, Spanyol, Rabu, 21 Mei 2025. (AP Photo/Bernat Armangue)

Dalot mengungkapkan bahwa banyak hal yang perlu diperbaiki di dalam tim. Ia menekankan perlunya peningkatan dalam sikap harian dan standar kerja setiap pemain.

Menurutnya, masa jeda musim panas bisa dimanfaatkan untuk menganalisis kekurangan. Klub juga diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh.

Lanjut Baca:

"Banyak hal yang perlu kami ubah, baik dari segi perilaku setiap hari maupun standar kerja yang harus lebih tinggi," tegas Dalot. "Kami akan mengevaluasi diri saat libur nanti untuk menganalisis semuanya. Saya yakin klub juga akan menganalisis hal-hal yang perlu diubah dan melakukan perubahan itu."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya