Liputan6.com, Jakarta - DPRD Kabupaten Lahat Provinsi Sumatra Selatan menggelar rapat paripurna ke-15 masa persidangan ketiga dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Lahat ke-155 di gedung DPRD Lahat, Selasa (20/5/2025).
Turut Hadir Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang. Selain itu hadir juga puluhan tokoh tokoh aktivis nasional antara lain Malari Hariman Siregar, Akbar Faisal, Syahganda Naigolan, Beator Suryadi, Fery Amsari, Irma Hutabarat, Chrisman Damanik, Kartika Nur Rakhman. Lalu Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih dan Forkopimda Kabupaten Lahat.
Advertisement
Seperti diketahui dalam rangkaian HUT Lahat ini telah digelar beberapa rangkaian acara seperti Tabligh Akbar, Jalan Sehat, Pameran UMKM, Road Race Motor dan malam puncak inagurasi dengan menghadirkan band ibu kota Tipe - X .
Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengatakan, Pemda Lahat mendukung sepenuhnya program efisiensi dan program prioritas nasional asta cita Presiden Prabowo yaitu mewujudkan katahanan dan swasembada pangan antara lain dengan melakukan efisiensi APBD lahat tahun 2025 sebesar Rp425 miliar untuk membangun bendungan dan irigasi untuk mengatasi kekeringan lahan pertanian seluas 5.000 hektare untuk tahun 2026 dan sejumlah program prioritas lainnya.
"Dengan slogan Menata Kota membangun desa, Sumsel Maju untuk Semua, kita dukung program Presiden Prabowo tentang efisiensi dan ketahanan pangan. Di lahat kita lakukan efisiensi APBD sebesar Rp425 miliar untuk membangun bendungan dan irigasi serta program pendidikan dengan membangun sanitisi berupa wc di sekolah dasar dan menengah dalam jangka 3 tahun paling lama. Dan juga perbaikan rumah sakit daerah dan pelayanan kesehatan bahwa jika ada yang sakit jangan tanya uang dulu, terima dulu, baru urusan dengan Pemda. Serta program peternakan skala besar dengan mendatangkan 1.000 ekor sapi betina dan 100 ekor jantan untuk dibudidayakan warga," ujar Bursah di Lahat, Selasa (20/5/2025).
Efisiensi Rp425 Miliar
Menurut Bursah, efisiensi APBD Lahat sebesar Rp425 miliar ini terbesar se-Sumatra selatan yang digunakan untuk pembangunan ekonomi yang inklusif yakni pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh rakyat yang dimulai dari desa.
"Kami sudah tanya teman-teman bupati lainnya di Sumsel, ada yang efisiensi Rp100 Miliar, ada yang Rp10 Miliar, ada yang tidak sama sekali. Jadi efisiensi di Lahat Rp425 miliar adalah yang terbesar," tegas Bursah.
Bursah menegaskan, Pemda Lahat fokus dengan strategi pembangunan untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan dengan affirmative action. Jika tidak, maka sulit atasi kemiskinan. Pemda Lahat akan mengafirmasi dengan mengintervensi kegiatan ekonomi untuk warga Lahat, sebut Bursah.
Kebijakan Pemda Lahat terkait efisiensi dan realokasi anggaran untuk sektor prioritas didukung penuh DPRD Lahat dan diapresiasi Gubernur Sumsel Herman Deru
Selain itu, kata Bursah, terkait pembantukan Koperasi Merah Putih yang juga salah satu program nasional Presiden Prabowo, di kabupaten Lahat telah terbentuk 240 koperasi dengan notaris, sisa 137 desa dengan rata-rata relatifnya 63 persen progres yang sedang berlangsung.