Liputan6.com, Jakarta Grup musik Modulus kembali meramaikan industri musik Indonesia setelah 25 tahun lebih berstatus bubar. Bangkit kembali pada tahun ini, Modulus merilis ulang salah satu lagu hits mereka di era 1990-an berjudul “Nada dan Asmara”.
Sebelumnya, lagu “Nada dan Asmara” dikenal sebagai bagian dari album perdana mereka yang dirilis pada tahun 1991, yang bertajuk Ulang Tahun.
Advertisement
Dengan formasi saat ini yang terdiri dari Stanley Sagala (vokal), Daniel Sigarlaki (gitar), dan Odi Auditya (drum), Modulus menghadirkan versi terbaru dari lagu tersebut dalam balutan aransemen baru yang lebih segar.
"Sekarang kami hanya bertiga dari tujuh personel. Yang terakhir berkurang itu pemain keyboard kami, juga pencipta 'Nada dan Asmara' ini. Tapi ada kemungkinan besar saat kami show, dia akan ikut main," ujar Stanley kepada Showbiz Liputan6.com, dalam kunjungan media di Gedung KLY, Senin (19/5/2025).
"Kami vakum (bubar) sejak 1999, Sudah 26 tahun kami 'terkubur'. Saya sempat solo, mas Daniel dan Odie juga tetap di musik," sambung Stanley Sagala.
Lagu “Nada dan Asmara”
Mengusung sentuhan warna musik pop jazz modern yang bernuansa era 1980-an, para personel Modulus berharap lagu ini bisa diterima kembali oleh para pencinta musik Tanah Air.
“Dengan aransemen baru dan sentuhan warna musik pop jazz yang kekinian, kami ingin lagu ‘Nada dan Asmara’ bisa dinikmati oleh penggemar lama Modulus dan juga pendengar baru,” ujar ketiganya dalam pernyataan resmi yang diterima sebelum kunjungan media, dibenarkan oleh para personel.
"Jadi kami rencananya bikin mini album sampai tahun depan. Plot-plotnya juga sudah ada di digital platform, tinggal kami isi saja pas waktunya tiba. Rencana per satu playlist itu enam lagu... Sekarang kami lagi bikin yang kebanyakan lagu-lagu kami yang lama, coba kami remake lagi bersama label rekaman Aquarius,"" ujar Stanley dan Daniel beriringan.
Kekuatan Abadi Tak Lekang oleh Waktu
Menelusuri lebih jauh, lagu “Nada dan Asmara” ini merupakan karya cipta dari Adelansyah Adnan dan Edwin Saladin. Menurut para personel Modulus, lagu ini memiliki kekuatan abadi dan tidak lekang oleh waktu. Bahkan, Gen Z pun tetap bisa menikmatinya tanpa harus malu merasa seperti generasi lawas era 1980-an atau 1990-an.