Pecak Tembang, Olahan Ikan Asin Khas Betawi

Sajian pecak yang selama ini banyak dikenal masyarakat adalah pecak lele dan pecak nila. Sementara itu, pecak tembang memang tak sepopuler kuliner Betawi lainnya.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 24 Mei 2025, 15:00 WIB
Resep praktis ikan pecak tembang khas Betawi. (Dok: Cookpad @dapur_lily28)

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat Betawi memiliki kuliner khas yang menjadi salah satu varian pecak, yakni pecak tembang. Kuliner ini memanfaatkan ikan asin sebagai bahan utamanya.

Sajian pecak yang selama ini banyak dikenal masyarakat adalah pecak lele dan pecak nila. Sementara itu, pecak tembang memang tak sepopuler kuliner Betawi lainnya.

Secara umum, pecak adalah olahan ikan dengan sambal berkuah yang kaya rempah. Selain ikan, pecak juga kerap menggunakan bahan dasar lain, seperti terong maupun ayam.

Mengutip dari laman Seni & Budaya Betawi, pecak tembang bukan sekadar kuliner biasa. Sajian ini memiliki nilai sejarah tersendiri karena menekankan pengolahan ikan asin yang merupakan jenis bahan makanan murah menjadi lebih layak dikonsumsi.

Awalnya, pecak tembang diolah dengan digoreng atau dibumbui seadanya. Hal ini karena ikan asin sejatinya sudah terasa asin.

 

Dapur Kayu

Namun, proses pengolahannya kemudian dilakukan dengan menambahkan bumbu-bumbu lainnya yang membuat masakan menjadi lebih harum dan lezat. Selain itu, rahasia kelezatan pecak tembang juga terdapat pada cara memasaknya yang menggunakan genteng dan arang.

Penggunaan genteng dan arang berfungsi dalam proses pembakaran. Oleh masyarakat Betawi, cara ini disebut dengan hau atau dapur kayu.

Proses memasak ini bahkan telah dilakukan sejak 1976. Hingga kini, cara memasak yang jauh dari kata modern ini tetap dipertahankan karena dapat memberikan aroma dan rasa yang lebih khas.

Dalam bahasa Betawi, pecak artinya proses pemasakan dengan cara dibakar. Sementara tembang adalah nama jenis ikan asin.

Untuk membuat pecak tembang dibutuhkan bahan-bahan berupa cabai rawit, bawang merah, jahe, dan garam. Semua bumbu dibakar sebelum dihaluskan, kecuali cabai rawit.

Saat dihaluskan, bumbu-bumbu tersebut diberi tambahkan sedikit air panas. Selanjutnya, adalah proses mengolah ikan tembang.

Ikan tembang dibakar dengan cara pada umumnya di atas genteng dan arang. Setelah matang, ikan tembang ditempatkan pada wadah, kemudian disiram dengan bumbu pecak yang telah dihaluskan. Pecak tembang khas Betawi biasanya disantap dengan nasi hangat.

Penulis: Resla

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya