Final Liga Europa: Ini Alasan Ferdinand Tak Yakin MU Bisa Atasi Tottenham

Laga final Liga Europa antara Manchester United dan Tottenham Hotspur diprediksi bakal berlangsung sengit, namun tidak semua legenda percaya dengan kans mantan timnya. Rio Ferdinand justru menyuarakan keraguannya terhadap kemampuan MU untuk mengangkat trofi.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 20 Mei 2025, 14:03 WIB
Selebrasi pemain Manchester United saat menang super dramatis atas Lyon di Liga Europa (AFP)

Liputan6.com, Jakarta Laga final Liga Europa antara Manchester United dan Tottenham Hotspur diprediksi bakal berlangsung sengit, namun tidak semua legenda percaya dengan kans mantan timnya. Rio Ferdinand justru menyuarakan keraguannya terhadap kemampuan MU untuk mengangkat trofi.

Mantan bek andalan The Red Devils itu menganggap bahwa kelemahan fisik menjadi faktor utama yang membuat United kesulitan bersaing. Menurutnya, profil pemain United saat ini kalah dalam hal kekuatan dan daya tahan dibanding rival Premier League lainnya.

Kekhawatiran Ferdinand bukan tanpa alasan. United saat ini terpuruk di posisi ke-16 klasemen sementara Premier League, hanya satu tingkat di atas Spurs yang juga tampil mengecewakan musim ini.


Ferdinand Soroti Masalah Fisik United

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes mencetak gol melalui tendangan penalti ke gawang Athletic Bilbao dalam laga leg 1 semifinal Liga Europa 2024/2025 di San Mames Stadium, Bilbao, Spanyol, Kamis (01/05/2025) waktu setempat. (AFP/Ander Gillenea)

Dalam wawancara dengan talkSPORT, Ferdinand menegaskan bahwa kelemahan fisik menjadi titik lemah utama United musim ini. Ia mengaku khawatir ketika tim harus menghadapi lawan dengan pendekatan permainan satu lawan satu.

“Masalahnya, secara fisik kami tidak bisa menyamai tim-tim Premier League lainnya,” ujar Ferdinand. Ia menambahkan bahwa pemain United tidak memiliki kemampuan untuk berlari sekeras, secepat, dan selama lawan-lawan mereka.

Ferdinand menilai kekuatan fisik sangat menentukan di level tertinggi. “Itu hal besar di Premier League. Di Liga Europa, kita bisa menguasai permainan, kecuali Rangers yang secara fisik mirip tim Premier League,” tambahnya.


Keraguan Jelang Final Kontra Spurs

Bek Manchester United asal Portugal #20, Diogo Dalot (kiri), berebut bola dengan bek Tottenham Hotspur asal Inggris #24, Djed Spence (kanan), selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 16 Februari 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Ferdinand juga menyampaikan kekhawatirannya menghadapi Tottenham, yang telah mengalahkan MU tiga kali musim ini. Menurutnya, fisik Spurs cukup untuk menandingi atau bahkan melebihi performa Man United.

Ia menyebut bahwa Rangers menjadi satu-satunya tim di Liga Europa yang membuat United kewalahan secara fisik. Hal ini membuatnya semakin cemas ketika tim harus menghadapi sesama wakil Premier League di partai puncak.

Meski tak secara langsung memprediksi kekalahan, Ferdinand tidak bisa menyembunyikan rasa pesimisnya terhadap peluang United mengangkat trofi di Bilbao.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya