Pedri Hampir Gabung Bayern? Ini Rencana Lama Hansi Flick yang Terbongkar

Pedri mendapatkan peran baru dalam sistem permainan Barcelona. Peran barunya memungkinkan Pedri terlibat lebih aktif dalam membangun serangan dari lini tengah. Menariknya, Flick nyaris menjadi penghalang awal karier Pedri di Barcelona.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 20 Mei 2025, 13:23 WIB
Pedri. Gelandang tengah Spanyol berusia 19 tahun ini kini tengah menjalani musim keempat bersama Barcelona sejak didatangkan dari Las Palmas pada awal musim 2019/2020. Musim 2022/2023 ini ia telah tampil dalam 19 laga di semua ajang dengan torehan 3 gol. Bersama Timnas Spanyol ia telah mengoleksi 14 caps dengan torehan 1 assist sejak melakukan debut pada 25 Maret 2021. (AFP/Lluis Gene)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona masih menikmati euforia usai meraih treble domestik musim ini. Keberhasilan itu menjadi lebih manis karena seluruh gelar diraih dengan kemenangan atas rival abadi, Real Madrid. Di balik dominasi tersebut, sosok Pedri tampil sebagai motor utama permainan tim.

Gelandang muda asal Kepulauan Canary ini akhirnya tampil konsisten setelah dua musim dengan gangguan cedera dan performa yang tidak stabil. Perubahan besar terjadi di bawah arahan Hansi Flick yang memberikan peran baru bagi Pedri dalam sistem permainan tim.

Peran barunya memungkinkan Pedri terlibat lebih aktif dalam membangun serangan dari lini tengah. Menariknya, Flick nyaris menjadi penghalang awal karier Pedri di Barcelona.

Saat masih menangani Bayern Munchen, pelatih asal Jerman itu sempat mencoba merekrut Pedri dari Las Palmas sebelum sang pemain resmi bergabung ke Camp Nou.


Peran Baru Pedri di Bawah Asuhan Flick

Pemain depan Barcelona asal Brasil #11, Raphinha, berbicara dengan gelandang Barcelona asal Spanyol #08, Pedri (Kanan), selama pertandingan liga Spanyol antara Sevilla FC dan FC Barcelona di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville, Senin dini hari WIB (9-2-2025). (CRISTINA QUICLER/AFP)

Musim ini, Pedri menunjukkan performa terbaik dalam kariernya sejak menjalani debut profesional. Flick memindahkannya ke posisi yang lebih ke dalam, berduet dengan Marc Casado dan Frenkie de Jong. Strategi itu membuat Pedri lebih sering menyentuh bola dan mengontrol tempo permainan.

Penempatan peran tersebut terbukti efektif, menjadikan Pedri pengatur serangan utama Barcelona. Performa stabilnya menjadi pembeda dibanding musim-musim sebelumnya yang terganggu cedera. Flick berhasil membangkitkan potensi terbaik sang pemain muda.

Padahal sebelumnya, dua musim terakhir menjadi masa sulit bagi Pedri yang kerap menepi karena cedera otot. Kini, ia berhasil melewati masa-masa itu dan menjadi pilar penting dalam sistem permainan Barcelona yang dominan.


Pedri Hampir Gagal Gabung Barcelona

Duo bintang Barcelona, Pedri (kiri) dan Lamine Yamal. (AFP/Josep Lago)

Menariknya, Pedri sebenarnya hampir batal mengenakan seragam Barcelona jika Bayern Munchen berhasil bergerak lebih cepat.

Saat itu, Bayern yang dilatih Flick menunjukkan ketertarikan untuk merekrut Pedri dari Las Palmas. Namun, Barcelona lebih dahulu menyelesaikan transfer senilai €5 juta dengan tambahan variabel hingga €25 juta.

Mantan Sekretaris Teknik Barcelona, Ramon Planes, menjadi sosok yang mendorong perekrutan Pedri di usia 16 tahun. Rencana awalnya adalah meminjamkan sang pemain, tetapi performa luar biasa saat latihan membuatnya langsung dipertahankan di tim utama.

Planes mengungkap bahwa bahkan Lionel Messi pun langsung terpikat dengan bakat Pedri. Dalam minggu pertamanya di sesi latihan bersama tim senior, Messi sempat bertanya, “Dari mana Anda menemukan anak ini?”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya