Manchester United Diprediksi Bakal Kalah Lawan Tottenham di Final Liga Europa, Ini Alasannya

Laga final Liga Europa yang mempertemukan Manchester United lawan Tottenham, bisa dimenangkan Spurs sekaligus akhiri penantian 17 tahun mereka untuk meraih trofi.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 20 Mei 2025, 09:00 WIB
Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United akan menghadapi Tottenham Hotspur di final Liga Europa 2024/2025, Kamis dini hari WIB (22/5/2025). Pertandingan rencananya digelar di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol.

Sebelum bertemu di partai puncak, baik MU maupun Spurs telah mengalami musim Liga Inggris yang buruk. Mereka berada di posisi ke-16 dan ke-17 klasemen sementara menjelang akhir pekan terakhir musim ini.

Namun, kedua klub telah tampil baik di Eropa dan sangat ingin memenangkan Liga Europa, karena itu akan memberi mereka tidak hanya trofi tetapi juga kualifikasi untuk Liga Champions.

Jelang pertandingan, mantan bek tangguh Arsenal, Martin Keown, memprediksi MU akan kalah di final Liga Europa melawan Tottenham. Pasalnya, kata dia, salah seorang pemain bintang mereka tidak akan "muncul" pada malam itu.

Laga final nanti bisa dimenangkan oleh Spurs dengan tekanan ekstrem untuk mengakhiri penantian 17 tahun mereka untuk meraih trofi. Sang manajer Ange Postecoglou tahu bahwa kekalahan itu pasti akan membuatnya kehilangan pekerjaannya.


Bruno Fernandes Bisa Membuat Perbedaan

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes (kedua kiri) bersama Joshua Zirkzee (tengah) dan Rasmus Hojlund (kedua kanan) melakukan selebrasi usai pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris melawan Manchester City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, pada 15 Desember 2024. (Paul ELLIS/AFP)

"Akar Tottenham saya menarik saya ke arah mereka dan tentu saja saya ingin mereka menang," kata mantan gelandang Spurs dan Liverpool Danny Murphy di acara Match of the Day 2.

"Tetapi saya pikir Manchester United memiliki satu-satunya pemain di kedua tim yang dapat diandalkan dalam pertandingan besar dan dapat menciptakan keajaiban: Bruno Fernandes," ujarnya.

"Saya pikir dia telah menjadi bintang yang bersinar dan dia akan membuat perbedaan," kata Murphy.


Banyak Pengalaman Tampil di Final

Gelandang Manchester United asal Portugal #08, Bruno Fernandes (2L), merayakan gol keduanya bersama rekan satu timnya dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Europa UEFA antara Athletic Club Bilbao dan Manchester United di stadion San Mames di Bilbao, Jumat dini hari WIB (2-5-2025). (ANDER GILLENEA/AFP)

Meskipun performa MU buruk, Fernandes telah tampil fantastis, dengan mencatat 38 kontribusi gol dalam 55 penampilan, termasuk tujuh gol dan lima assist di Liga Europa.

Kapten Setan Merah tersebut telah memiliki banyak pengalaman di final besar, memimpin timnya menuju kejayaan Piala FA dan Piala Carabao dalam dua tahun terakhir.


Keown Prediski MU Bakal Kalah

Gelandang Brasil Manchester United Casemiro memeluk gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes setelah ia mencetak gol pertama tim selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Chelsea di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 3 November 2024.Paul ELLIS / AFP

Namun, rekan pakar Murphy, Keown, tidak yakin gelandang serang tersebut akan dapat mengulangi trik tersebut di Bilbao, sebaliknya memprediksi: ‘Saya pikir Spurs akan memenangkannya, sejujurnya saya yakin," ujarnya.

‘Saya tahu ini akan menjadi malam yang panjang, mungkin Manchester United akan mencari perpanjangan waktu dan adu penalti, tetapi saya merasa Spurs dapat memenangkan ini."

Ketika ditanya apakah Fernandes dapat membuat perbedaan bagi United, legenda Arsenal itu menjawab: "Saya tidak berpikir dia akan muncul pada malam itu," katanya.


Temukan Performa di Waktu Tepat

Ini menjadi kartu merah kedua secara beruntun bagi Fernandes. Sebelumnya, ia mendapat kartu merah saat Manchester United kalah 0-3 dari Tottenham di Premier League. (AP Photo/Luis Vieira)

"Saya sebenarnya berpikir Dominic Solanke mungkin menjadi pemain yang menonjol. 65 juta pounds akan sangat berarti jika mereka menang."

Solanke telah mengalami musim pertama yang sulit dan penuh cedera di London utara setelah kepindahannya yang menelan biaya besar dari Bournemouth.

Penyerang Inggris itu telah mencetak 15 gol dan delapan assist dalam 45 penampilan, tetapi tampaknya menemukan performa terbaiknya di waktu yang tepat, mencetak gol di masing-masing dari tiga pertandingan Liga Europa terakhir.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya