Liputan6.com, Jakarta Melodi gitar Eet Sjahranie ikut mewarnai perjalanan grup band God Bless. Eet bergabung bersama Achmad Albar Cs pada akhir 1988, mengisi posisi yang sempat ditinggalkan Ian Antono.
Hal itu diungkap Eet Sjahranie di Konser God Bless Unplugged, yang diselenggarakan di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (17/5/2025) malam. Diakui Eet, awalnya almarhum Yockie Suryo Prayogo, mantan keyboardis God Bless, yang menawarinya untuk bergabung.
Advertisement
"Tahun 1988 akhir saya dikontak almarhum Mas Yockie. Dia bilang 'Et kayaknya kita mau coba kamu nih, gabung di band'. Saya bilang serius nih," kenang Eet Sjahranie.
"Singkat cerita, okeh lah. Akhirnya diundang ke studio di Triple M," sambung Eet Sjahranie.
Saat di studio, Eet mendapati Achmad Albar sedang melakukan take vokal. Hanya saja ia tak dapat memastikan lagu yang sedang direkam Achmad Albar kala itu.
"Pas saya masuk Bang Iyek (Achmad Albar) lagi take vokal, kayaknya lagi panggung sandiwara deh," kata Eet.
Persiapan Singkat
Di momen itu Eet diperdengarkan lagu-lagu God Bless dan diminta untuk mempelajarinya. Sebab, pekan berikutnya ia langsung dijadwalkan untuk rekaman.
"Saya ke situ dan dikasih denger lagu-lagunya God Bless. Disuruh pelajari dan Minggu depannya take," imbuhnya.
Kayak Kena Bom
Bagi Eet, menggantikan Ian Antono sebagai gitaris God Bless menjadi pengalaman tak terlupakan. Ia bahkan mengaku serasa terkena bom, mengingat Ian merupakan salah satu gitaris terbaik negeri ini.
"Itu kayak kena bom, wah ini gila juga. Tapi saya pikir saya coba aja," pungkas Eet Sjahranie.