Gunung Dukono 2 Kali Erupsi Senin Pagi 19 Mei 2025, Kolom Abu Menyeruak 1.300 Meter

Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami dua kali erupsi pada Senin pagi (19/5/2025).

oleh Ahmad ApriyonoDiperbarui 19 Mei 2025, 06:08 WIB
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami dua kali erupsi pada Senin pagi (19/5/2025). (Liputan6.com/ Dok PVMBG)

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami dua kali erupsi pada Senin pagi (19/5/2025). Erupsi Gunung Dukono pertama terjadi pada pukul 06.02 WIT, tinggi kolom abu teramati 800 meter di atas puncak. Kolom abu erupsi Gunung Dukono teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur.

Sedangkan erupsi kedua terjadi pada pukul, 06.51 WIT, dengan tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.300 meter di atas puncak, atau sekitar 2.387 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Petugas Pos Pantau Bambang Sugionon mengimbau masyarakat dan wisatawan yang ada di sekitar Gunung Dukono untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.

"Selalu pakai masker," katanya.

Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Sepanjang 2025, Gunung Dukono tercatat sudah meletus sebanyak 176 kali. Hingga hari ini, Senin, 19 Mei 2025, pukul 06.02 WIB, Gunung Dukono masih berstatus Waspada (Level II)

Aktivitas Terakhir Gunung Dukono

Berdasarkan laporan PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang periode Minggu (18/5/2025), pukul 00.00-24.00 WIT, Gunung Dukono tercatat mengalami 286 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 6-34 mm, dan lama gempa 30.38-118.12 detik, lalu 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1-5 mm, dominan 3 mm.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya