Kapolri Genjot Perekonomian Warga Samarinda Lewat Bantuan Sumur Bor

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membagikan bantuan sumur bor kepada warga Samarinda, Kalimantan Timur. Total, ada tujuh titik sumur bor yang disebar di berbagai wilayah.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 18 Mei 2025, 05:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (17/5/2025). (Dok. Tim Humas Polri)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membagikan bantuan sumur bor kepada warga Samarinda, Kalimantan Timur. Total, ada tujuh titik sumur bor yang disebar di berbagai wilayah, seperti permukiman warga Kelurahan Ampar, Pesantren Syaicuna Cholil Balikpapan Selatan, Gereja Pantekosta Serikat Indonesia, Pura Sang Hyang Agung, GBIB Lamaru, SMP 13 Balikpapan, dan Mushola Baiturahman Balikpapan Timur.

Menurut Sigit, bantuan sumur bor mampu menggenjot perekonomian warga dan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kambtimbas).

"Tentu ujungnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi, dan selamat bahwa pertumbuhan ekonomi di Samarinda khususnya ada di angka 8,6 persen," kata Sigit di Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (17/5/2025).

Sigit juga berharap, hadirnya sumur bor dari Polri dapat menguatkan sinergitas anggota dengan seluruh elemen masyarakat setempat.

"Ini tentunya bisa terjadi karena sinergitas antara aparat, demikian juga dengan masyarakat, dengan swasta, ini bisa terbangun dengan baik," jelas dia.

 

Paket Sembako

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai melakukan Ground Breaking Pembangunan Asrama Polresta Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). (Dok. Tim Humas Polri)

Selain bantuan sumur bor, Sigit juga membagikan paket sembako ke warga Kalimantan Timur (Kaltim). Pemberian tersebut merupakan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Termasuk juga baru saja kita bagikan 2.000 paket sembako yang dibagikan bersama-sama antara TNI, Polri, dan juga beberapa bagian dari kelompok komunitas, jaga kamtibmas, yang tentunya ini menunjukkan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, masyarakat di Kaltim sangat bagus sekali," jelas Sigit.

Sebagai informasi, aksi sosial dari Korps Bhayangkara tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Groundbreaking pembangunan Asrama Polresta Samarinda.

Dia pun mengucapkan terima kasih untuk seluruh rekan-rekan, pemerintah daerah, forkopimda, warga Samarinda dan juga masyarakat lainnya.

"Kita harapan semua yang kita lakukan ini tentu akan membawa kebaikan untuk masyarakat," Sigit menandasi.

Kapolri Groundbreaking Asrama Polresta Samarinda

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Goundbreaking pembangunan Asrama Polresta Samarinda. (Dok. Tim Humas Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Goundbreaking pembangunan Asrama Polresta Samarinda yang berlokasi di Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Sabtu (17/5/2025).

Sigit mengungkap, pembangunan asrama Polresta Samarinda menjadi komitmen dari Polri dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Selain itu, juga untuk meningkatkan kesejahteraan para personel Kepolisian.

"Tentunya ini merupakan bagian dari program peningkatan kesejahteraan terhadap prajurit Polri, dan harapan kita tentunya dengan pembangunan yang dilakukan ini bisa meningkatkan pelayanan kepolisian, pelayanan di dalam melaksanakan tugas kita melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat juga akan bisa lebih optimal," kata Sigit seperti dikutip dari siaran pers.

Sigit menjelaskan, proyek asrama milik Korps Bhayangkara Samarinda itu berdiri di atas lahan seluas 1,46 hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kota Samarinda.

"Anggaran digelontorkan senilai Rp65,57 miliar dan ditargetkan rampung dalam waktu 240 hari," ungkap dia.

Fasilitas Asrama

Nantinya, Sigit menyebut, asrama akan dilengkapi fasilitas seperti 15 unit rumah tapak tipe 1 untuk personel berpangkat Perwira, serta 31 unit rumah tapak tipe 2 bagi Bintara.

Selain itu, akan dibangun satu unit rumah susun tiga lantai dengan kapasitas 30 kamar, masjid berkapasitas 85 orang, dan aula yang mampu menampung 96 orang.

"Karena anggota mendapatkan perumahan yang layak, dan kemudian juga fasilitas-fasilitasnya kita lihat perencanaannya bagus, dan ini juga diharapkan konsekuensinya pelayanan anggota terhadap masyarakat juga sempurna," ujar Sigit.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bakal menindak tegas semua aksi premanisme ataupun kejahatan lainnya yang meresahkan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Hal itu disampaikan Sigit usai melakukan Groundbreaking Pembangunan Asrama Polresta Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

"Kami Polri pasti akan melakukan tindakan tegas siapa pun itu, dan kita tidak pernah melihat background-nya dari mana, kalau dia mengganggu masyarakat, meresahkan masyarakat, maka instruksi kami tindak tegas tanpa padang bulu," kata Sigit seperti dikutip dari siaran per, Sabtu (17/5/2025).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya