Liputan6.com, Lampung - Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang digelar Kodim 0422/Lampung Barat di Pekon Pemerihan, Kecamatan Bangkunat, Sabtu (17/5/2025).
Dalam kegiatan fisik pembangunan jalan onderlagh, anggota Satgas TMMD bersama warga saling bahu-membahu memecah batu untuk dijadikan lapisan dasar jalan. Proses itu menjadi langkah awal pembukaan akses jalan penghubung antar wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Advertisement
Komandan Kodim 0422/ Lampung Barat yang juga Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Rinto Wijaya, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat yang terlibat aktif.
“Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi fondasi kuat TMMD. Warga bekerja dengan tulus demi kemajuan desa mereka,” kata Rinto.
Gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi bukti kuatnya sinergi dalam upaya membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.
"Jalan yang sedang dibangun ini diharapkan nantinya mempermudah aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil panen dan menjangkau fasilitas umum," ungkapnya.
Warga Sambut Antusias Pembangunan Jalan dari TMMD ke-124
Kegiatan TMMD ke-124 di Pekon Pemerihan tidak hanya membawa harapan baru bagi warga, tetapi juga memperlihatkan betapa kuatnya ikatan antara TNI dan rakyat.
Roni (47), salah satu warga setempat, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran program tersebut.
“Kami merasa sangat terbantu. Jalan ini sudah lama kami harapkan, dan sekarang berkat TMMD serta kekompakan warga, akhirnya pembangunan bisa dimulai,” ucapnya.
Pembangunan jalan onderlagh itu merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang akan berlangsung selama satu bulan penuh. Selain infrastruktur, TMMD juga menyasar kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan edukasi yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui program TMMD, TNI tidak hanya menjalankan tugas kemanegaraan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan dengan rakyat.