Konvoi Naik Motor Sambil Tenteng Celurit di Jakarta Pusat, 9 Remaja Ditangkap

Polisi meringkus sembilan remaja yang konvoi sambil menenteng celurit pada Kamis malam (15/5/2025). Mereka diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 16 Mei 2025, 08:55 WIB
Polisi meringkus sembilan remaja yang konvoi sambil menenteng celurit di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Kamis malam (15/5/2025). (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Polisi meringkus sembilan remaja yang konvoi sambil menenteng celurit pada Kamis malam (15/5/2025). Mereka diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol William Alexander, menjelaskan para remaja itu berinisial A (16), D (21), Y (16), R (17), S (18), A (19), G (18), AS (17), dan MA (17).

Dari tangan mereka, turut disita tiga celurit, empat sepeda motor, dan enam ponsel yang diduga digunakan untuk berkoordinasi dengan lawan.

"Mereka kami dapati sedang konvoi, membawa celurit, dan diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran. Ini jelas pelanggaran hukum berat," ujar William dalam keterangannya, Jumat (16/5/2025).

Kini para pelaku telah dibawa ke Polsek Kemayoran guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Para pelaku terancam dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa hak. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan pihaknya tidak main-main dalam menjaga keamanan warga. "Tawuran bisa merenggut nyawa. Ini bentuk kesigapan kami," tegasnya.

Orangtua Jangan Lepas Tangan

Dia juga mewanti-wanti para orang tua agar tidak lepas tangan terhadap aktivitas anak-anak. "Jangan biarkan anak kita jadi korban atau pelaku. Arahkan ke kegiatan positif," pesan Susatyo.

Dalam kasus ini, pihak sekolah dan orang tua juga bakal dipanggil untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. "Semua harus peduli. Anak-anak harus disalurkan ke hal yang produktif, bukan kekerasan," kata Susatyo.

Baca juga Barak Militer untuk Siswa Nakal, Solusi atau Masalah Baru?

Infografis Siswa Nakal Masuk Barak Militer. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya