Tegas, Toyota Bantah Isu Ambil Alih Neta

Toyota telah membantah dengan tegas isu terkait ambil alih Neta. Bahkan, jenama asal China ini, lebih memilih untuk mengajukan proses kebangkrutan, setelah berbulan-bulan mengalami kesulitan keuangan

oleh Arief AszhariDiterbitkan 16 Mei 2025, 16:09 WIB
Neta Auto Catat 1.219 SPK di Bangkok Motor Show 2025, Hadirkan Neta S Shooting Brake Super EREV (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Toyota China secara tegas menolak spekulasi tentang potensi ambil alih Neta Auto. Hal itu disampaikan Yu Yiming, Kepala Komunikasi Merek Toyota MOtotr (China) Investment Co., Ltd kepada Carnewschina.

"Kami belum pernah mendengar masalah ini, dan meminta bantuan untuk mengklarifikasi rumor ini," jelas Xu Yiming.

Sementara itu, media lain yang menghubungi Neta Auto melaporkan bahwa perusahaan juga telah mengkonfirmasi bahwa rumor akuisusu ini salah.

Pada Maret 2025, sejumlah pemasok mendatangi kantor pusat Neta Auto di Shanghai, untuk mencari solusi pembayaran, yang mendorong perusahaan untuk menyelenggarakan konferensi pemasok yang berfokus kepada restrukturisasi utang.

Meski pabrik Tongxiang milik Neta sempat beroperasi kembali pada Januari 2025, produksi tidak dapat dilanjutkan karena kekurangan suku cadang.

Situasi ini membuat investor menarik dukungannya, dan menggagalkan kesepakatan pendanaan tersebut. Akibatnya, valuasi Neta merosot drastis.

Kondisi Keuangan Neta Memburuk

Pada 2023, investasi sebesar 1,53 miliar yuan atau US$ 211 juta dari pemerintah Tongxiang menilai perusahaan itu senilai 42,3 miliar yuan atau US$ 5,8 miliar.

Namun, pada 2025, penawaran 50 persen saham Neta seharga 3 miliar yuan US$ 414 juta, menurunkan valuasinya menjadi hanya 6 miliar yuan US$ 828 juta, turun 80 persen dari nilai sebelumnya.

Kondisi keuangan Neta kian memburuk, dengan kerugian kumulatif mencapai 18,3 miliar yuan atau US$ 2,53 miliar selama tiga tahun terakhir, serta utang kepada pemasok sebesar 6 miliar yuan atau US$ 828 juta USD.

Infografis Mobil Maung Pindad Bakal Jadi Tunggangan Menteri hingga Pejabat. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya