Liputan6.com, Bandung - Belakangan ini, cuaca di Indonesia sering kali tidak menentu terutama di Provinsi Bali. Fenomena ini ditandai dengan perubahan cuaca yang cepat dari cerah menjadi hujan lebat disertai angin kencang dalam waktu singkat.
BMKG juga memperingatkan tentang fenomena "kemarau basah" yang terjadi di wilayah beriklim monsunal seperti Bali. Fenomena ini ditandai dengan curah hujan yang masih tinggi meskipun telah memasuki musim kemarau.
Advertisement
Selain itu, BMKG memprediksi bahwa kondisi kemarau basah ini akan berlangsung hingga puncak musim kemarau 2025 yaitu sekitar Juni hingga Agustus. Sementara itu, prakiraan cuaca terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Bali masih berpotensi mengalami hujan.
Mulai dari hujan ringan hingga sedang terutama pada waktu seperti siang hingga sore hari. BMKG sendiri sering mengimbau masyarakat dan wisatawan di Bali untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Salah satunya di Kota Denpasar prakiraan cuaca cerah berawan dengan intensitas suhu 24 hingga 30 derajat Celsius. Selain itu, di kota ini juga kelembapannya diprediksi sekitar 76 hingga 95 persen.
Sementara itu, wilayah Buleleng justru diprediksi hujan ringan dengan intensitas suhu mulai dari 23 hingga 29 derajat Celsius. Melansir dari situs resmi BMKG, berikut ini rincian prakiraan cuaca di Provinsi Bali hari ini, Jumat, 16 Mei 2025.
Prakiraan Cuaca Provinsi Bali Hari Ini
1. Jembrana
Hujan ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 79-99%
2. Tabanan
Hujan ringan
Suhu: 20-28°C
Kelembapan: 84-97%
3. Badung
Cerah berawan
Suhu: 22-31°C
Kelembapan: 72-99%
4. Gianyar
Cerah berawan
Suhu: 21-29°C
Kelembapan: 80-94%
5. Klungkung
Hujan ringan
Suhu: 24-32°C
Kelembapan: 73-93%
6. Bangli
Hujan ringan
Suhu: 19-24°C
Kelembapan: 80-99%
7. Karangasem
Hujan ringan
Suhu: 19-27°C
Kelembapan: 78-97%
8. Buleleng
Hujan ringan
Suhu: 23-29°C
Kelembapan: 78-94%
9. Kota Denpasar
Cerah berawan
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 76-95%
Sebagai informasi, data prakiraan cuaca harian dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari update terkini BMKG.