Polda Riau Tangkap 169 Preman, Belasan di Antaranya Anak di Bawah Umur

Polda Riau menangkap ratusan penjahat yang melakukan aksi premanisme seperti pungutan liar hingga anggota geng motor.

oleh M SyukurDiperbarui 15 Mei 2025, 23:38 WIB
Konferensi pers penangkapan pelaku premanisme oleh Polda Riau dalam 2 Pekanbaru terakhir. (Liputan6.com/M Syukur)

Liputan6.com, Pekanbaru - Polda Riau dan jajaran Polres di Bumi Lancang Kuning menangkap 169 penjahat yang terlibat premanisme seperti pungutan liar, geng motor, debt collector dan kejahatan jalanan lainnya. Dari jumlah itu, 13 di antaranya masih anak di bawah umur.

Wakil Kapolda Riau Brigjen Andrianto Jossy Kusumo menjelaskan, penangkapan ini merupakan tanggung jawab kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Satu saja masyarakat Riau merasa tidak aman, itu merupakan kesalahan, tanggungjawab kami," kata Jossy, Kamis siang, 15 Mei 2025.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Asep Darmawan menegaskan, Polda Riau tidak memberikan ruang sedikitpun bagi premanisme. Baik itu kelompok organisasi masyarakat ataupun kelompok lainnya.

Operasi berantas premanisme dilakukan sejak tanggal 1 sampai 14 Mei oleh seluruh jajaran Polda Riau. Belasan anak di bawah umur juga tertangkap karena terlibat geng motor.

"Mereka (anak) bergerombol mencari sasaran melakukan kekerasan seperti membacok, mengambil barang milik korban, merusak kendaraan bermotor membawa samurai dan pisau," ujarnya.

Menurut Asep, proses diversi akan dilakukan. Sebelum itu dilakukan asesmen sesuai dengan perundangan, apalagi rata-rata masih SMK dan SMA.

Selain anak-anak, Polda Riau juga menangkap 6 perempuan karena terlibat premanisme. Berikutnya ratusan orang pria dewasa karena menguasai senjata api ataupun senjata air softgun untuk berbuat tindak pidana.

"Ada juga aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat yang melakukan pemerasan kepada pedagang, semuanya ditangkap," tegas Asep.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya