BUMN Jasindo Proteksi Lumbung Padi Jawa Barat

Direktur Utama Jasindo, Andy Samuel, menegaskan pentingnya perlindungan bagi sektor pertanian, terutama di provinsi strategis seperti Jawa Barat yang merupakan salah satu lumbung padi nasional.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 15 Mei 2025, 10:30 WIB
Sejumlah petani sedang memanen padi di wilayah Lalang, Nagari Pagadih, Agam, Sumatera Barat, Kamis 1/5/2025 (Foto: Syahrul Rahmat)

Liputan6.com, Jakarta PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Jasindo, Andy Samuel, menegaskan pentingnya perlindungan bagi sektor pertanian, terutama di provinsi strategis seperti Jawa Barat yang merupakan salah satu lumbung padi nasional.

Dengan produksi mencapai 9,10 juta ton gabah kering giling (GKG) per tahun, perlindungan terhadap petani menjadi langkah krusial.

“Melalui program AUTP, kami ingin petani merasa tenang menjalankan musim tanam karena ada perlindungan jika gagal panen akibat banjir, kekeringan, atau serangan hama,” ujar Andy, Kamis (15/5/2025).

90 Ribu Hektare Sawah di Jabar Sudah Terlindungi AUTP

Sejak mendapat penugasan pemerintah pada 2015, Jasindo secara konsisten menjalankan AUTP. Hingga akhir 2024, program ini telah mencakup lebih dari 278 ribu hektare lahan pertanian dan hampir 500 ribu petani di seluruh Indonesia.

Di Jawa Barat sendiri, 90 ribu hektare lahan sudah masuk program AUTP, dengan klaim senilai Rp10,8 miliar telah disalurkan ke 272 kelompok tani.

Langkah ini menjadi bukti nyata bagaimana asuransi mampu memberikan jaring pengaman bagi petani dalam menghadapi ketidakpastian cuaca dan gangguan lingkungan.

 

Jasindo Perluas Perlindungan ke Aset Negara dan UMKM

Gedung kantor PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) (dok: Jasindo)

Tak hanya sektor pertanian, Jasindo juga aktif memperluas cakupan perlindungan melalui produk Asuransi Barang Milik Negara (ABMN).

Dengan ini, risiko atas berbagai aset pemerintah dapat diminimalisir. Selain itu, Jasindo mendorong peningkatan literasi asuransi untuk pelaku UMKM serta penguatan sistem perlindungan di sektor infrastruktur dan lingkungan hidup.

 

Aksi Nyata untuk UMKM dan Mitigasi Iklim

Asuransi Jasindo

Sepanjang 2024, Jasindo telah menyalurkan dana Rp2,85 miliar untuk mendukung pembiayaan usaha kecil. Di sisi lain, Jasindo juga menjalankan program tanggung jawab sosial melalui penanaman 2.000 bibit mangrove dan 2.200 bibit pohon non-mangrove sebagai langkah mitigasi perubahan iklim.

“Peran asuransi bukan sekadar ganti rugi. Kami ingin membangun ketangguhan nasional melalui perlindungan menyeluruh,” tutup Andy Samuel.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya