Liputan6.com, Jakarta - Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Tahun 2025. Presiden TDA Pusat 8.0 periode 2023-2026, Eko Desriyanto mengatakan, fokus Mukernas membahas soal efisiensi anggaran pemerintah, perang dagang Internasional dan konflik geopolitik dunia yang mengakibatkan banyak ketidakpastian.
"Mukernas mengonsolidasikan energi dari jutaan pengusaha mikro, kecil, dan menengah, agar mampu bertahan, bertumbuh bahkan berkontribusi bagi ekonomi nasional," kata Eko dalam keterangan diterima.
Advertisement
Eko menjelaskan, Mukernas juga menjadi ajang konsolidasi para pengurus yang tersebar di 119 kabupaten/kota dan 29 provinsi, sekaligus momentum penting untuk menyelaraskan strategi TDA dengan program-program penguatan dan pembangunan ekonomi nasional.
"TDA siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi 8%,” tegas Eko.
Eko menjelaskan, selama 20 tahun TDA sudah menjadi rumah besar bagi puluhan ribu pengusaha Indonesia yang mau belajar untuk bertumbuh bersama. Tujuannya, gunacmemperkuat komitmen untuk menguatkan peran pengusaha mikro, kecil dan menengah sebagai penopang dan penstabil ekonomi nasional.
Dorong Kemajuan Ekonomi Bangsa
Eko berharap, TDA dapat kembali memperkuat program “To The Next Level” yang menjadi narasi utama kepengurusan periode 8.0. dengan program prioritas dan strategis.
"Dengan Visi menjadi komunitas pengusaha terbesar yang memberikan kontribusi positif bagi peradaban, TDA terus bertransformasi dan berkontribusi aktif dalam mendorong kemajuan ekonomi bangsa," dia menandasi.
Sebagai informasi, Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA) mengusung gerakan wirausaha berbasis komunitas yang telah berdiri sejak tahun 2006 dan kini menjadi wadah kolaborasi 56.000 lebih pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Diketahui, Mukernas TDA tahun ini digelar di Hotel Grand Mercure Medan pada 23-25 Juli 2025.