Antar Sayuran untuk Makan Bergizi Gratis, Pria Paruh Baya Meninggal di Pinggir Jalan

Menurut data Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan, Pria berusia 49 tahun itu, bernama Ach. Jamiul Azhar Afad, warga Desa Balung Dowo, Kabupaten Sidoarjo.

oleh Musthofa AldoDiperbarui 14 Mei 2025, 22:16 WIB
Sepeda motor korban penuh muatan sayur mayur untuk program Makan siang gratis atau MBG

Liputan6.com, Bangkalan Identitas pria yang meninggal di pinggir jalan raya Dusun Karang Pandan, Desa Sukolilo Timur, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (13/5/2025) kemarin, akhirnya terungkap.

Menurut data Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan, pria berusia 49 tahun itu, bernama Ach Jamiul Azhar Afad, warga Desa Balung Dowo, Kabupaten Sidoarjo.

"Alamat Sidoarjo, namun korban menetap di Malang," kata Kepala Satreskrim Polres Bangkalan, Ajun Komisaris Abdul Hafid Maulidi, Rabu (14/5).

Informasi lain menyebut, sebelum ditemukan meninggal, korban sedang dalam perjalanan mengantarkan kebutuhan pokok untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Viral di Media Sosial

Kepala Satreskrim Polres Bangkalan Ajun Komisaris Abdul Hafid Maulidi

Peristiwa yang terjadi terjadi pada Selasa sore, sekitar pukul 15.30 WIB ini, membuat gempar warga sekitar dan sempat viral melalui sejumlah video yang tersebar di media sosial.

Dalam video, korban terlihat tergeletak di pinggir jalan, memakai jas hujan, dekat motornya. Sepeda motor korban terlihat sarat muatan sayur-mayur. Sayuran tersebut untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Biasanya, pengiriman dilakukan dengan mobil, tetapi karena volume pesanan sedikit, korban memilih mengantar sendiri menggunakan sepeda motor pribadi.

Diduga korban kelelahan karena menempuh perjalanan jauh dari Malang ke Sampang tanpa istirahat cukup. Saat melintas di wilayah Labang, tubuhnya melemah hingga akhirnya meninggal dunia di pinggir jalan.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Ilustrasi sayuran hijau. /copyright unsplash.com/Quin Engle

Menurut Hafid, setelah mendapat informasi ada orang meninggal dunia, aparat dari Polsek Sukolilo dan Petugas Puskemas langsung melakukan visum. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun kehilangan barang-barang milik korban.

“Pemeriksaan sementara menunjukkan korban meninggal wajar, dan keluarga tidak mengizinkan dilakukan autopsi,” ujar Abdul Hafid Maulidi.

Jenazah kini telah dipulangkan ke rumah duka dan disemayamkan di kampung halamannya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi pekerja lapangan jarak jauh.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya